Sumut

Keluarga Novia Ramadhani Sitohang Ungkap Momen Terakhir Sebelum Kabar Duka dari Jakarta

×

Keluarga Novia Ramadhani Sitohang Ungkap Momen Terakhir Sebelum Kabar Duka dari Jakarta

Sebarkan artikel ini
Keluarga Novia Ramadhani Sitohang menyambut kedatangan jenazah di rumah duka di Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
Keluarga Novia Ramadhani Sitohang menyambut kedatangan jenazah di Padangsidimpuan, Sumatera Utara, setelah putri mereka meninggal saat mengikuti pendidikan SPPI di Jakarta. (IG. medantimes.co)

Topikseru.com, Sidempuan – Keluarga Novia Ramadhani Sitohang masih berusaha menerima kepergian putri mereka yang meninggal dunia saat menjalani pendidikan dan pelatihan Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di Jakarta.

Bagi keluarga, kabar duka yang datang pada Selasa, 23 Juni 2026, menjadi pukulan yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya. Pasalnya, Novia diketahui berangkat ke Jakarta dalam kondisi sehat dan penuh semangat untuk mengikuti program yang dijalaninya.

Ayah Novia, Syawaluddin Sihotang, mengaku terkejut ketika menerima informasi bahwa putrinya telah meninggal dunia. Ia mengatakan keluarga sama sekali tidak melihat tanda-tanda yang mengarah pada kabar buruk tersebut.

“Pada Selasa sore kami mendapat kabar bahwa anak kami telah meninggal dunia. Tentu kami sangat terkejut dan tidak menyangka hal ini bisa terjadi,” ujar Syawaluddin saat ditemui di kediamannya di Padangsidimpuan seperti yag dilansir dari Tribun Medan

Sempat Berkomunikasi dengan Keluarga

Novia merupakan anak kelima dari enam bersaudara. Sebelum berangkat ke Jakarta pada 13 Juni 2026, ia berpamitan kepada keluarga untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan yang dijadwalkan berlangsung selama sekitar satu bulan.

Menurut keluarga, selama berada di Jakarta, Novia masih rutin berkomunikasi dengan orang tua dan saudara-saudaranya di kampung halaman.

Bahkan, sekitar dua hari sebelum kabar duka diterima, Novia masih sempat menghubungi keluarganya melalui sambungan telepon.

“Masih sempat menelepon keluarga. Saat itu tidak ada keluhan yang disampaikan. Karena itu kami benar-benar tidak menyangka akan menerima kabar seperti ini,” kata Syawaluddin.

Keluarga menyebut percakapan tersebut berlangsung seperti biasa. Tidak ada pembicaraan yang membuat mereka khawatir terhadap kondisi Novia selama menjalani pendidikan.

Rumah Duka Didatangi Kerabat dan Warga

Setelah kabar meninggalnya Novia tersebar, rumah keluarga di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Wek V, Kota Padangsidimpuan, mulai didatangi warga dan kerabat yang ingin menyampaikan belasungkawa.

Sejak Rabu siang, pelayat terlihat datang silih berganti untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga yang berduka. Sejumlah papan bunga juga tampak terpasang di sekitar rumah sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Kehadiran para pelayat menjadi bentuk kepedulian masyarakat kepada keluarga Novia yang dikenal aktif bergaul di lingkungan sekitar.

Jenazah Tiba di Padangsidimpuan

Jenazah Novia tiba di Padangsidimpuan pada Rabu, 24 Juni 2026, sekitar pukul 17.00 WIB. Keluarga besar dan kerabat telah menunggu kedatangan jenazah sejak beberapa jam sebelumnya.

Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah kemudian diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Simarsayang untuk dimakamkan.

Prosesi pemakaman berlangsung dengan dihadiri keluarga, sahabat, serta warga yang datang memberikan penghormatan terakhir.

Keluarga Menanti Informasi Lengkap

Di tengah suasana duka, keluarga berharap dapat memperoleh penjelasan yang lengkap mengenai peristiwa yang dialami Novia selama mengikuti pendidikan di Jakarta.

Menurut Syawaluddin, keluarga ingin mendapatkan informasi yang jelas agar dapat memahami rangkaian kejadian yang menimpa putrinya.

Hingga kini, keluarga masih mengenang Novia sebagai sosok yang dekat dengan keluarga, mudah bergaul, dan memiliki semangat untuk berkontribusi melalui program yang diikutinya.

Kepergian Novia Ramadhani Sitohang meninggalkan duka bagi keluarga besar yang masih sulit melupakan komunikasi terakhir mereka beberapa hari sebelum kabar tersebut datang. (Trb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *