Sumut

Pemprov Sumut Siapkan Extra Flight, Kontingen Pesparawi yang Sempat Tertahan di Manokwari Dipastikan Pulang

×

Pemprov Sumut Siapkan Extra Flight, Kontingen Pesparawi yang Sempat Tertahan di Manokwari Dipastikan Pulang

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar unggahan Facebook Angel Samosir mengenai kendala kepulangan kontingen Pesparawi Sumatera Utara dari Manokwari, Papua Barat.
Tangkapan layar unggahan akun Facebook Angel Samosir yang menyoroti kendala kepulangan kontingen Pesparawi Sumatera Utara usai mengikuti Pesparawi Nasional XV di Manokwari, Papua Barat. Foto: Repro/Facebook Angel Samosir

Topikseru.com, Medan – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) memastikan seluruh kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XV asal Sumatera Utara yang sempat terkendala kepulangan dari Manokwari dipastikan dapat kembali ke Medan menggunakan penerbangan tambahan (extra flight) yang disiapkan bersama maskapai Lion Group.

Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, setelah beredarnya video di media sosial yang menyebut rombongan Pesparawi Sumut terancam tidak bisa pulang karena tiket penerbangan belum tersedia.

Video yang diunggah akun Facebook Angel Samosir pada Selasa (30/6/2026) itu dengan cepat menjadi perhatian publik. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa peserta Pesparawi Sumut menghadapi kendala kepulangan setelah mengikuti ajang nasional di Manokwari, Papua Barat.

Unggahan tersebut memicu beragam reaksi warganet. Sejumlah netizen menyayangkan persoalan administrasi perjalanan yang dinilai seharusnya telah dipersiapkan sejak sebelum keberangkatan, termasuk kepastian tiket pulang seluruh peserta.

Menanggapi hal itu, Bobby Nasution menegaskan pemerintah daerah telah mengambil langkah cepat agar seluruh rombongan dapat kembali ke Sumatera Utara sesuai jadwal.

“Jadi solusinya, besok pagi mereka akan pulang. Kita siapkan penerbangan extra flight dari maskapai Lion Group, sehingga mereka bisa langsung terbang dari Papua ke Medan,” kata Bobby kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Selasa (30/6/2026).

Kendala Berasal dari Administrasi dan Kenaikan Harga Tiket

Bobby menjelaskan persoalan kepulangan peserta bermula dari pengelolaan administrasi perjalanan yang ditangani Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumut. Ia mengaku sebelumnya telah mengingatkan agar seluruh kebutuhan perjalanan, termasuk tiket kepulangan, dipersiapkan sebelum rombongan berangkat ke Manokwari.

Menurutnya, selain persoalan administrasi, kenaikan harga tiket pesawat juga membuat anggaran yang semula disiapkan tidak lagi mencukupi sehingga proses pemesanan tiket mengalami kendala.

“Itu memang kesalahan dari Kesra. Sebelum mereka berangkat sebenarnya saya sudah mengingatkan saat audiensi agar tiket pulang dipersiapkan sejak awal,” ujarnya.

Untuk memastikan seluruh peserta dapat kembali ke daerah asal, Pemprov Sumut memutuskan menambah anggaran dan menyiapkan penerbangan tambahan.

“Pemerintah Provinsi Sumut akan menalangi kebutuhan tiket kepulangan mereka sehingga seluruh kontingen bisa pulang dengan aman dan nyaman,” kata Bobby.

Dijadwalkan Tiba di Medan pada Rabu

Dengan adanya penerbangan tambahan tersebut, seluruh rombongan Pesparawi Sumut dijadwalkan kembali ke Medan pada Rabu (1/7/2026) setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan di Manokwari.

Langkah tersebut diharapkan dapat mengakhiri polemik yang sempat menjadi perhatian publik sekaligus memastikan para peserta dapat kembali menjalankan aktivitas masing-masing tanpa penundaan lebih lama.

Apa Itu Pesparawi Nasional?

Pesparawi Nasional merupakan ajang perlombaan seni paduan suara gerejawi yang mempertemukan kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia.

Kegiatan ini diselenggarakan secara berkala sebagai wadah pembinaan seni musik gereja, penguatan nilai keagamaan, serta mempererat persaudaraan antardaerah.

Kontingen Sumatera Utara yang dipimpin Ketua Panitia Rombongan, Pdt. Berkat Kurniawan Laoli, sebelumnya dilepas secara resmi oleh Gubernur Bobby Afif Nasution pada 15 Juni 2026 sebelum bertolak mengikuti Pesparawi Nasional XV di Manokwari.

Kejadian yang sempat viral ini menjadi pengingat pentingnya koordinasi dan perencanaan perjalanan yang matang dalam penyelenggaraan kegiatan berskala nasional, agar seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian acara hingga kembali ke daerah asal tanpa kendala.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *