Olahraga

Babak Pertama Final Champions: PSG Unggul 2-0 dari Inter Milan

×

Babak Pertama Final Champions: PSG Unggul 2-0 dari Inter Milan

Sebarkan artikel ini
PSG
Pertandingan Final Liga Champions Eropa 2025 menjadi pembuktian bagi PSG dan Inter Milan sebagai klub terbaik Eropa. Foto: Shutterstock

Ringkasan Berita

  • Gol pembuka dicetak oleh Achraf Hakimi saat laga baru berjalan 12 menit.
  • Final ini menjadi panggung bagi Les Parisiens untuk mengejar gelar juara Eropa pertama mereka, setelah sempat gagal d…
  • Berselang delapan menit kemudian, giliran Desire Doue menambah kemenangan dengan mencetak gol pada menit ke-20.

Topikseru.com – Paris Saint-Germain (PSG) berhasil unggul sementara dari Inter Milan pada pertandingan Final Liga Champions 2025 ang berlangsung di Allianz Arena, Jerman, Minggu, 1 Juni 2025.

Gol pembuka dicetak oleh Achraf Hakimi saat laga baru berjalan 12 menit. Skor berubah, PSG 1-0 Inter Milan.

Berselang delapan menit kemudian, giliran Desire Doue menambah kemenangan dengan mencetak gol pada menit ke-20.

Seketika papan skor berubah hanya dalam hitungan menit, PSG 2 – 0 Inter Milan.

Pertandingan Final Champions 2025 di Alianz Arena antara PSG dan Inter Milan berlangsung menegangkan. Inter Milan sejak awal telah bermain menekan.

PSG Terapkan Formasi Menyerang

Pelatih Luis Enrique diyakini tidak akan mengubah pendekatan menyerangnya dengan menurunkan formasi ofensif 4-3-3.

Final ini menjadi panggung bagi Les Parisiens untuk mengejar gelar juara Eropa pertama mereka, setelah sempat gagal di berbagai kesempatan sebelumnya.

Enrique, yang telah membawa filosofi permainan progresif dan penguasaan bola sejak awal musim, kini menghadapi ujian pamungkas.

Formasi 4-3-3: Pilar Andalan Enrique dari Belakang ke Depan

Di bawah mistar gawang, Gianluigi Donnarumma tetap jadi pilihan utama. Penjaga gawang asal Italia ini tampil impresif sepanjang musim, termasuk saat menggagalkan sejumlah peluang emas Arsenal di semifinal.

Ketangguhannya bakal jadi kunci menghadapi serangan cepat Inter Milan.

Di lini pertahanan, Enrique mengandalkan kuartet Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, dan Nuno Mendes.

Baca Juga  Prediksi Ronaldo Nazario Jelang Final Liga Champions: PSG Lebih Berat dari Barcelona, Tapi Inter Punya Lautaro

Komposisi ini menyatukan kecepatan dan ketangguhan fisik, terutama di sisi kanan dan kiri yang akan banyak berduel dengan sayap Inter.

Di sektor tengah, PSG menurunkan kombinasi yang menjanjikan antara teknik, kerja keras, dan visi permainan. Joao Neves, Vitinha, dan Fabian Ruiz akan mengisi tiga poros lini tengah.

Neves dikenal sebagai gelandang jangkar cerdas, sementara Vitinha dan Fabian Ruiz memainkan peran sebagai penghubung antarlini yang kerap muncul dari lini kedua.

Ketiganya akan berhadapan langsung dengan gelandang Inter seperti Çalhanoğlu dan Barella, sehingga duel lini tengah diperkirakan akan berlangsung keras dan menentukan arah permainan.

Lini depan PSG tampil eksplosif dengan keberadaan Desire Doue, Ousmane Dembele, dan Khvicha Kvaratskhelia. Nama terakhir menjadi sorotan musim ini. Pemain asal Georgia itu tampil gemilang di fase gugur Liga Champions, mencetak gol-gol penting, dan menjadi motor serangan dari sisi kiri.

Dembele, dengan kecepatannya yang luar biasa dan kemampuan menggiring bola di ruang sempit, akan menjadi ancaman konstan di sisi kanan. Sementara Doue menawarkan fleksibilitas dan insting menyerang tajam dari sektor tengah.

PSG Cari Mahkota Eropa Pertama

Setelah berinvestasi besar selama lebih dari satu dekade, PSG kembali berdiri di ambang sejarah. Mereka terakhir kali mencapai final pada musim 2019/2020, saat dikalahkan Bayern Munchen.

Kali ini, dengan skuad yang lebih matang dan seimbang, Les Parisiens berharap bisa mengangkat trofi Liga Champions untuk pertama kalinya.

“Kami siap secara taktik, teknis, dan mental. Ini waktunya PSG menulis sejarah baru,” ujar Luis Enrique dalam konferensi pers jelang pertandingan.