Topikseru.com, Medan – Sebanyak 128 pegawai di Lapas Kelas I Medan dipastikan bebas dari penyalahgunaan narkotika setelah menjalani tes urine yang digelar di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara, Senin (6/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk memperkuat integritas aparatur sekaligus mencegah potensi pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan.
Tes Urine Usai Apel Bersama
Pemeriksaan dilakukan setelah apel bersama jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan wilayah Medan dan sekitarnya. Seluruh pegawai yang mengikuti tes dinyatakan negatif narkoba.
Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen nyata dalam menjaga profesionalitas petugas.
“Pemeriksaan ini merupakan langkah konkret untuk memastikan seluruh petugas bersih dari narkotika. Hasil negatif menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga integritas,” ujarnya.
Perkuat Pengawasan Internal
Fonika menambahkan, pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan internal melalui berbagai langkah pencegahan, termasuk pemeriksaan kesehatan dan tes berkala.
Langkah ini dinilai penting untuk meminimalisir potensi pelanggaran yang dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan.
Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh pegawai untuk menjaga disiplin dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Dukung Program Bersinar
Tes urine ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba (Bersinar) yang terus didorong pemerintah.
“Integritas petugas menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan lapas yang aman dan tertib,” kata Fonika.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antar UPT Pemasyarakatan di Sumatera Utara semakin solid, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.













