/* ===================== TWITTER / TELEGRAM ===================== */Motor Dokter di Puskesmas Sri Padang Tebing Tinggi Raib Digondol Maling, Terekam CCTV
Hukum & Kriminal

Motor Dokter di Puskesmas Sri Padang Tebing Tinggi Raib Digondol Maling, Terekam CCTV

×

Motor Dokter di Puskesmas Sri Padang Tebing Tinggi Raib Digondol Maling, Terekam CCTV

Sebarkan artikel ini
Motor dokter tebing tinggi
Tangkapan kamera CCTV yang merekam pelaku pencurian sepeda motor di Puskesmas Sri Padang Kota Tebing Tinggi.

Topikseru.com, Tebing Tinggi – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di fasilitas pelayanan publik. Kali ini, sepeda motor milik seorang dokter di Puskesmas Sri Padang, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, raib digondol maling.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (17/4/2026) dan sempat terekam kamera pengawas (CCTV). Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Baca Juga  Maling Kotak Infaq Beraksi di Medan, Pria 49 Tahun Diciduk Polisi Saat Masih di Lokasi

Korban Baru Sadar Saat Hendak Pulang

Korban, dokter Jihan, mengaku baru mengetahui sepeda motornya hilang saat hendak pulang usai beraktivitas di puskesmas.

“Tahunya saat pulang, sepeda motor sudah tidak ada. Setelah dicek CCTV, terlihat dibawa kabur oleh pria tidak dikenal yang masuk ke dalam puskesmas,” ujar Jihan, Kamis (23/4/2026).

Dari rekaman CCTV, pelaku terlihat dengan santai memasuki area parkir sebelum akhirnya membawa kabur kendaraan korban.

Kasus Dilaporkan ke Polisi, Masih Diselidiki

Kasus pencurian ini telah dilaporkan ke Polsek Rambutan yang berada di bawah Polres Tebing Tinggi.

Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Mulyono, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan bahwa kasus masih dalam tahap penyelidikan.

“Laporan korban sudah diterima dan saat ini sedang dalam proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” kata Mulyono.

Baca Juga  Pasangan Kekasih Ketahuan Maling Motor usai Dipergoki Korban

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada saat memarkirkan kendaraan, bahkan di area yang dianggap aman seperti fasilitas kesehatan.

Aparat kepolisian mengingatkan bahwa aksi kriminalitas dapat terjadi kapan saja dan di lokasi mana pun jika terdapat kelengahan.