Kesehatan

Minum Air Serai Tiap Pagi Punya Manfaat Turunkan Berat Badan, Tapi Ibu Hamil Jangan Ya

×

Minum Air Serai Tiap Pagi Punya Manfaat Turunkan Berat Badan, Tapi Ibu Hamil Jangan Ya

Sebarkan artikel ini
Serai
Salah satu minuman yang disarankan adalah air serai, yang diolah dari rempah aromatik masakan menjadi minuman herbal yang menyehatkan.(Foto: Topikseru.com/ Freepik)

Topikseru.com, Medan – Memulai pagi dengan mengonsumsi rempah alami menjadi pilihan berbagai orang karena memiliki beragam manfaat bagi Kesehatan. Salah satu minuman yang disarankan adalah air serai, yang diolah menjadi minuman herbal yang menyehatkan. Terutama untuk menurunkan berat badan.

Meskipun rempah aromatik masakan biasanya digunakan sebagai bumbu dapur untuk menambah aroma masakan, rutin meminum air serai setiap pagi dipercaya dapat memberikan dampak positif bagi kebugaran tubuh.

Melansir CNBC, beberapa manfaatnya seperti memperkuat imun tubuh, mengontrol tekanan darah, menyehatkan pencernaan, menurunkan berat badan, hingga membantu detoksifokasi alami tubuh.

Namun perlu diperhatikan, mengonsumsi air serai tidak cocok bagi beberapa golongan orang. Hal itu lantaran air serai bisa memicu efek samping kesehatan bagi beberapa orang.

Berikut daftar yang disarankan tidak mengonsumsi air rebusan serai. Dinukil CNBC, Sabtu (23/5/2026):

Ibu Hamil

Ibu hamil tidak dianjurkan untuk mengonsumsi air serai karena dapat berdampak buruk bagi kehamilan. Hal ini disebabkan oleh sifat serai yang bisa merangsang rahim dan memicu aliran menstruasi, sehingga berisiko tinggi menyebabkan keguguran.

Selain itu, ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi ramuan herbal apa pun secara sembarangan. Sangat penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum meminum ramuan tertentu guna memastikan keamanannya.

Pasien penyakit ginjal

Penderita penyakit ginjal tidak dianjurkan mengonsumsi air serai karena dikhawatirkan dapat memperparah kondisi kesehatan mereka. Berdasarkan studi Journal of Renal Nutrition, konsumsi serai dalam dosis tinggi atau jangka panjang dapat menurunkan laju filtrasi glomerular (GFR).

GFR sendiri merupakan ukuran rata-rata penyaringan darah oleh ginjal untuk membuang limbah dan racun. Karena penurunan GFR berkaitan erat dengan menurunnya fungsi ginjal secara keseluruhan, penderita gangguan ginjal sangat disarankan untuk menghindari konsumsi air serai.

Pasien darah tinggi dengan konsumsi obat diuretik

Pasien hipertensi yang menggunakan obat diuretik sebaiknya tidak mengonsumsi air serai. Obat diuretik berfungsi menurunkan tekanan darah dengan cara merangsang pengeluaran garam dan air berlebih dari tubuh melalui urin.

Karena serai memiliki efek serupa dengan obat diuretik, mengonsumsi keduanya secara bersamaan dapat menyebabkan tekanan darah turun terlalu drastis atau hipotensi. Selain itu, kombinasi ini juga berisiko mengganggu keseimbangan elektrolit karena tubuh kehilangan terlalu banyak cairan dan garam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *