Sumut

Empat Perempuan Pekerja Toko Asesoris Ponsel Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam, Dua Orang Tewas

×

Empat Perempuan Pekerja Toko Asesoris Ponsel Keracunan Asap Genset Saat Listrik Padam, Dua Orang Tewas

Sebarkan artikel ini
Batu bara
Petugas Kepolisian dibantu warga mengevakuasi jenazah korban yang tewas diduga keracunan asap genset.(Foto: Topikseru/ Amek)

Topikseru.com, Batu Bara – Empat perempuan pekerja toko asesoris telepon seluler (ponsel) di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu (23/5/2026), diduga keracunan asap generator set (genset) saat listrik padam di sejumlah wilayah Pulau Sumatra, termasuk Kabupaten Batu Bara.

Akibat kejadian tersebut, dua perempuan berinisial RR (24), dan AA (22) meninggal dunia. Sedangkan kedua korban lainya M (22) dan DCA (17) masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi di toko aksesoris ponsel di Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara.

Kapolsek Air Putih AKP Rahmad R Hutagaol, mengatakan peristiwa tersebut diketahui rekan kerja para korban setelah datang ke toko untuk bekerja.

“Saat itu, saksi Dinda Selvira Manalu datang untuk bekerja. Namun toko masih dalam keadaan tertutup. Selanjutnya mencoba menghubungi salah seorang korban yang berada di dalam toko, tetapi tidak merespon,” ujar Rahmad, Minggu (24/5/2026).

Merasa curiga, saksi kemudian memberitahukan kepada pemilik toko aksesoris.

“Pemilik toko meminta bantuan warga sekitar untuk membuka pintu rumah toko secara paksa. Setelah berhasil dibuka, para korban ditemukan tidak sadarkan diri,” kata Rahmad.

Atas kejadian itu, personel Unit Reskrim Polsek Air Putih tiba di lokasi kejadian melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara dua korban lainya yang bisa diselamatkan dibawa ke rumah sakit Bidadari Indrapura guna penanganan medis,” terang Rahmad.

Menurutnya, saat pemadaman listrik, perangkat yang menggabungkan mesin penggerak dengan generator listrik untuk menghasilkan energi listrik atau genset dinyalakan dan dimasukan ke dalam toko aksesoris tersebut.

“Toko sudah ditutup, dan genset berada di dalam. Sementara, ventilasi udara tidak ada, sehingga para korban yang berada di kamar diduga keracunan asap,” katanya.

Ia menyebutkan keempat korban tinggal di dalam toko lantaran tempat tinggal mereka jauh.

“Empat korban ini asal Tebing Tinggi. Kondisi korban yang selamat sudah membaik berdasarkan keterangan dari dokter. Kasusnya masih didalami,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *