Topikseru.com, Asahan – Kabupaten Asahan menerima bantuan hewan kurban kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo berupa satu ekor sapi ras Simental. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan, Drh. Yusnani.
Sapi raksasa ini memiliki berat mencapai 846,5 Kg dan telah ditempatkan di halaman Masjid Besar Al-Huda, Dusun 2 Desa Sei Alim Hulu, Kecamatan Air Batu.
Meskipun sapi bantuan tersebut telah dinyatakan sehat saat proses penyerahan. Tim kesehatan hewan Kabupaten Asahan tetap melakukan pengecekan ulang secara langsung ke lokasi penempatan.
Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi hewan tetap prima dan sehat hingga tiba waktunya disembelih, serta menjamin dagingnya layak dibagikan kepada masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, kita mendapat kiriman sapi bantuan dari Presiden. Walaupun sudah diperiksa sebelumnya, kami tetap turun ke lokasi untuk mengecek ulang. Ini bentuk tanggung jawab kami agar daging yang dibagikan nanti benar-benar aman dan berkualitas,” tambahnya.
Jamin Keamanan Kesehatan Hewan Kurban
Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan menggelar pemeriksaan kesehatan menyeluruh terhadap seluruh hewan kurban, Selasa (26/05/2026).
Kegiatan pusat dilaksanakan di Alun-Alun Rambate Rata Raya, Kisaran, mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB. Demi memastikan seluruh hewan layak, sehat, aman dikonsumsi, serta memenuhi ketentuan syariat Islam.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Asahan, Drh. Yusnani, menegaskan, langkah ini merupakan kewajiban dan prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, pemeriksaan ketat dilakukan guna menjamin setiap hewan yang akan disembelih bebas dari penyakit menular dan memenuhi standar kesehatan hewan maupun keamanan pangan.
“Kami memeriksa seluruh hewan qurban, baik milik Pemerintah Kabupaten Asahan maupun milik masyarakat. Tujuannya satu: memastikan hewan yang dikurbankan benar-benar sehat, sesuai syariat, dan dagingnya aman dikonsumsi seluruh lapisan masyarakat,” ungkap Drh. Yusnani saat mendampingi proses pemeriksaan.
Di lokasi pusat pemeriksaan, tim medis veteriner memeriksa sebanyak 84 ekor sapi dan 17 ekor kambing atau domba milik Pemerintah Kabupaten Asahan. Sementara itu, pengawasan terhadap hewan qurban milik warga dilaksanakan secara serentak di seluruh 25 kecamatan, dengan menempatkan petugas khusus di setiap wilayah kerja agar tidak ada satu pun hewan yang lolos dari pengecekan.

Guna menjamin akurasi dan ketelitian, Dinas Peternakan mengerahkan tim ahli yang terdiri dari 5 dokter hewan dan 26 tenaga paramedik veteriner. Pemeriksaan dilakukan secara teknis dan mendetail meliputi pengecekan usia hewan, kondisi mata dan kulit, status gizi tubuh (Body Condition Score), cara berjalan, hingga postur tubuh. Tim juga meneliti fungsi organ vital mulai dari sistem pencernaan, pernapasan, peredaran darah, hingga pengukuran suhu tubuh melalui suhu rektal dan kelembapan hidung.
Drh. Yusnani menegaskan, hanya hewan yang lolos seluruh rangkaian tes kesehatan yang akan dinyatakan layak untuk dikurbankan. Ia berharap, melalui kegiatan ini, pelaksanaan ibadah kurban di Kabupaten Asahan berjalan aman, lancar, tertib, serta membawa manfaat besar bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.
Kegiatan pemeriksaan berakhir pukul 18.00 WIB dengan suasana yang aman, tertib, dan sukses. Seluruh petugas dan peserta kegiatan bekerja sama dengan baik demi terwujudnya Iduladha yang sehat dan berkah bagi seluruh warga Kabupaten Asahan.












