Ekonomi dan Bisnis

Harga Emas Antam Anjlok Rp30 Ribu Dibanderol Rp 2.703.000 per Gram

×

Harga Emas Antam Anjlok Rp30 Ribu Dibanderol Rp 2.703.000 per Gram

Sebarkan artikel ini

Analis Pasar: Harga Emas Diproyeksi Melandai di Semester II-2026

Harga Emas Antam
Berdasarkan data situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.703.000 per gram. harga emas Antam itu anjlok Rp 30.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (17/6/2026) yang berada di level Rp 2.733.000 per gram.
Intinya Sih
  • Pada perdagangan Kamis (18/6/2026) harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) anjlok di pasar spot.
  • Berdasarkan data situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.
  • 000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (17/6/2026) yang berada di level Rp 2.
Disclaimer: Ringkasan ini dibuat menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI)

Topikseru.com, Jakarta – Pada perdagangan Kamis (18/6/2026) harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) anjlok di pasar spot.

Berdasarkan data situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.703.000 per gram.

Harga emas Antam itu anjlok Rp 30.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (17/6/2026) yang berada di level Rp 2.733.000 per gram.

Sementara harga buyback emas Antam berada di level Rp 2.475.000 per gram.

Harga tersebut anjlok Rp 39.000 jika dibandingkan dengan harga buyback pada Rabu (17/6/2026) yang ada di Rp 2.514.000 per gram.

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per Kamis (18/6/2026) dan belum termasuk pajak:

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.401.500

Harga emas 1 gram: Rp 2.703.000

Harga emas 5 gram: Rp 13.290.000

Harga emas 10 gram: Rp 26.525.000

Harga emas 25 gram: Rp 66.187.000

Harga emas 50 gram: Rp 132.295.000

Harga emas 100 gram: Rp 264.512.000

Harga emas 250 gram: Rp 661.015.000

Harga emas 500 gram: Rp 1.321.820.000

Harga emas 1.000 gram: Rp 2.643.600.000

Keterangan:

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak batangan dalam beberapa ukuran berat (misalnya 1 gram, 2 gram, dan 500 gram).

Biasanya harga per gram emas Antam akan berbeda tergantung berat batangnya.

Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk pencetakan, sehingga harga per gram emas Antam batang kecil lebih mahal dari batang yang lebih besar.

Harga yang ada di sini adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa dijadikan patokan pelaku bisnis emas

Analis Pasar: Harga Emas Diproyeksi Melandai di Semester II-2026

Prospek kinerja PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada semester II-2026 diperkirakan menghadapi sejumlah tantangan, terutama dari potensi normalisasi harga emas setelah mencetak kenaikan signifikan pada kuartal pertama tahun ini.

Managing Director Research Samuel Sekuritas Indonesia, Harry Su menilai harga emas berpeluang bergerak lebih landai dibandingkan periode Januari-Maret 2026.

“Tantangan pada semester II-2026 adalah harga emas yang berpotensi melandai dibanding kuartal I-2026 di tengah inflasi, potensi suku bunga yang lebih tinggi, dan situasi Timur Tengah yang tampaknya sudah menemukan titik keluar,” ujar Harry.

Sebagai informasi, ANTM membukukan pendapatan dari kontrak dengan pelanggan sebesar Rp 29,32 triliun pada kuartal I-2026, naik 12,12% secara tahunan (year on year/YoY).

Di saat yang sama, laba bersih perseroan melesat 61,9% YoY menjadi Rp 3,4 triliun dari Rp 2,1 triliun pada kuartal I-2025.

Segmen emas berkontribusi 81% terhadap total pendapatan ANTM pada kuartal I-2026 sebesar Rp 23,89 triliun.

Selain faktor harga emas, pasar juga perlu mencermati perkembangan pemulihan rantai pasok perusahaan yang sempat terdampak gangguan operasional, yaitu tambang Grasberg pada tahun lalu.

Menurut Harry, tingkat pemulihan pasokan dari Grasberg akan menjadi salah satu faktor penting yang memengaruhi kinerja operasional ANTM hingga akhir tahun.

Untuk semester II-2026 investor juga perlu memperhatikan sejumlah sentimen yang berpengaruh terhadap harga emas global.

“Beberapa sentimen yang perlu diperhatikan adalah suku bunga The Fed, arah dolar AS, serta perkembangan konflik di Timur Tengah,” kata Harry.

Di sisi lain, berbagai wacana kebijakan pemerintah seperti pembentukan lembaga ekspor terpusat, pungutan ekspor, kenaikan royalti, hingga windfall tax juga berpotensi memengaruhi prospek emiten pertambangan.

Namun, Harry menilai kenaikan tarif royalti menjadi faktor yang paling berisiko terhadap profitabilitas ANTM.

ANTM Chart by TradingView “Royalti adalah sentimen yang dampaknya paling besar dalam menggerus laba perseroan.

Namun demikian, sejauh ini pemerintah masih menunda implementasi tarif royalti baru tersebut,” ujar Harry.

Meski demikian, prospek saham ANTM masih dinilai menarik. Harry mempertahankan rekomendasi buy dengan target harga Rp 4.600 per saham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *