Topikseru.com, Medan – Seorang kurir SPX Shopee di Kota Medan bernama Muhammad Aji Siddiq menggagalkan aksi pembegalan yang dialaminya, Rabu (27/5/2026) malam.
Kejadian pembegalan tersebut dibenarkan Muhammad Siddiq kepada Topikseru.com.
Ia menerangkan, awalnya keluar rumah untuk membeli makanan. Di pertengahan jalan, tepatnya Jalan Platina VIIC, Lingkungan II Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli.
Kemudian dari arah belakang didekati tiga orang tidal kenal mengendarai sepeda motor berboncengan.
“Saat di lokasi kejadian, aku memutar balik arah dan turun dari sepeda motor. Lalu menutup tempat kunci kontak kendaraan. Secara bersamaan, seorang dari tiga pelaku mengeluarkan senjata tajam langsung mengayunkan ke arah punggung belakang,” ujar Siddiq ditemui di lokasi kejadian, Kamis (28/5/2026) malam.
Dengan situasi nyawa terancam, Siddiq berupaya melakukan perlawanan dengan berteriak meminta pertolongan.
“Seorang dari pelaku juga sempat hendak mematahkan stang sepeda motor saya dalam keadaan terkunci. Namun, tidak berhasil karena warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong keluar rumah dan mengejar para pelakunya,” kata Siddiq.
Merasa panik lantaran masyarakat sudah ramai, seorang pelaku melarikan diri mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Sementara, kedua pelaku lainya ditinggal, tetapi berhasil menyelamatkan diri.
“Pelaku yang kabur mengendarai motor terjatuh dari kendaraan karena kendaraan yang dikendarainya lepas kendali lantaran panik dikejar warga,” sebutnya.
Tak berapa lama, petugas kepolisian tiba di lokasi kejadian untuk mengevakuasi pelaku yang jatuh.
“Warga sekitar sempat mau mengajar pelaku. Ternyata kondisinya sudah dalam keadaan tewas. Polisi kemudian membawa jenazah pelakunya,” kata Siddiq.
Sementara itu, Kapolsek Medan Labuhan AKP D Raja Putra Napitupulu, menyatakan pelaku tewas di lokasi kejadian setelah terjatuh dari kendaraan yang dikendarainya.
“Benturan aspal yang mengenai kepala pelaku membuat meninggal di tempat,” ujar Raja.
Pascakejadian, jenazah pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna kepentingan penyelidikan.
“Kami sedang memburu kedua pelaku lainya,” pungkasnya.












