/* ===================== ===================== */Diduga Korban Begal, Warga Tanjung Morawa Ditemukan Tewas
Hukum & Kriminal

Diduga Korban Begal, Warga Tanjung Morawa Ditemukan Tewas di Medan

×

Diduga Korban Begal, Warga Tanjung Morawa Ditemukan Tewas di Medan

Sebarkan artikel ini
Nus Kei tewas
Ilustrasi - Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei tewas ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun. Grafis: Topikseru.com

TOPIKSERU.COM, MEDAN– Seorang pria bernama Adi Prayetno (49) warga Dusun IV, Gang Pringgan, Desa Telaga Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, ditemukan tewas di Jalan Abdul Haris Nasution, Kota Medan, Sabtu (26/10). Dia diduga tewas setelah menjadi korban begal.

Beredar informasi bahwa pria tersebut menjadi korban tindak kejahatan jalanan atau begal.

Berdasarkan sejumlah foto yang topikseru.com terima, terlihat pada tubuh korban terdapat luka di bagian dada. Kuat dugaan luka tersebut karena senjata tajam.

Dari informasi awal bahwa AdiĀ  menjadi korban begal oleh geng motor saat melintasi kawasan tersebut, pada Sabtu pagi sekitar pukul 05:00 WIB.

Polisi Lakukan Penyelidikan

Kanit Reskrim Polsek Delitua AKP Maruli Tua Siregar mengatakan belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban, termasuk apakah sebagai korban begal.

Baca Juga  Tegas! AKBP Achmad Fauzy Tarik Senpi Personel yang Ketahuan Habis Izin Pakai

Dia mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah barang korban masih utuh dan tidak hilang.

AKP Maruli menyebut pihaknya baru dapat menyimpulkan sementera bahwa Adi Prayetno merupakan korban penusukan.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara kami temukan bahwa barang korban tidak ada yang hilang. Untuk sementara kami identifikasi sebagai korban penusukan,” kata Maruli Tua Siregar, Sabtu (26/10).

Maruli Tua menyebut pihaknya telah melakukan proses penyelidikan dengan melakukan olah tempat kejadian dan mengumpulkan sejumlah keterangan dari saksi.

AKP Maruli mengatakan selain melengkapi bukti-bukti petunjuk, pihaknya juga akan memburu pelaku.

“Saat ini kami masih terus bekerja melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku dan mencari motif tindak pidana tersebut,” pungkasnya.