/* ===================== ===================== */Pesan Terakhir Bu Ela Sebelum Jadi Korban Tabrakan KRL Bekasi Timur, Titip Buang Jus di Sekolah - Topikseru
Nasional

Pesan Terakhir Bu Ela Sebelum Jadi Korban Tabrakan KRL Bekasi Timur, Titip Buang Jus di Sekolah

×

Pesan Terakhir Bu Ela Sebelum Jadi Korban Tabrakan KRL Bekasi Timur, Titip Buang Jus di Sekolah

Sebarkan artikel ini
Evakuasi korban kecelakaan kereta yang menewaskan Bu Ela korban tabrakan KRL Bekasi Timur di area Stasiun Bekasi Timur.
Petugas medis mengevakuasi korban usai kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan Bu Ela korban tabrakan KRL Bekasi Timur bersama belasan penumpang lainnya. (tangkapan layar)

Wartaari.com – Nurlela atau yang akrab dipanggil Bu Ela tak pernah menyangka pesan sederhana yang ia kirim sebelum pulang kerja menjadi komunikasi terakhirnya.

Guru sekolah dasar tersebut menjadi salah satu korban meninggal dalam kecelakaan antara KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.

Seperti hari-hari biasanya, Bu Ela mengajar di SDN Pulogebang 11, Jakarta Timur, lalu pulang menuju rumahnya di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Tak ada tanda apa pun bahwa malam itu akan berubah menjadi tragedi bagi keluarganya.

Beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi, Bu Ela sempat menghubungi Endang, penjaga sekolah tempat ia mengajar.

Dalam pesan WhatsApp yang dikirim sekitar pukul 20.16 WIB seperti yang dilansir dari Tribunnews, Bu Ela meminta bantuan untuk membuang minuman yang tertinggal di sekolah.

“Mang, saya lupa ada jus ketinggalan di sekolah, takut ada semut, tolong buangin.”

Baca Juga  Kisah Pilu Ristuti, Korban Tewas Tabrakan KRL Bekasi Timur yang Setiap Hari Diantar Suami

Pesan singkat itu awalnya terlihat seperti percakapan biasa. Namun setelah kabar tabrakan kereta di Bekasi Timur tersebar, pesan tersebut justru menjadi kenangan terakhir.

Endang mengaku langsung merasa panik karena mengetahui Bu Ela biasanya pulang malam menggunakan kereta.

Ia mencoba menghubungi kembali, berharap Bu Ela baik-baik saja.

“Saya langsung chat lagi karena kaget lihat berita. Tapi tidak ada balasan sama sekali,” ujarnya.

Keluarga Sempat Mencari ke Lokasi Kejadian

Karena tak kunjung mendapat kabar, keluarga bersama rekan kerja berusaha mencari keberadaan Bu Ela.

Mereka sempat mendatangi lokasi kecelakaan, tetapi seluruh korban saat itu sudah dievakuasi petugas.

Pencarian kemudian berlanjut ke sejumlah rumah sakit di Bekasi.

Kabar yang paling ditakutkan akhirnya benar terjadi.

Pihak keluarga menemukan identitas Bu Ela di RSUD Bekasi sebagai salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi tersebut.

Jenazah kemudian dibawa pulang oleh keluarga sekitar pukul 02.00 WIB untuk dimakamkan.

Kepergian Bu Ela meninggalkan duka mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga rekan guru dan murid-muridnya di sekolah.

Korban Tewas Tabrakan KRL Bekasi Timur Bertambah

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat jumlah korban meninggal dunia dalam insiden tabrakan kereta di Bekasi Timur mencapai 14 orang hingga Selasa (28/4/2026).

Sementara itu, sebanyak 84 korban lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi.

Pihak KAI juga membuka posko informasi untuk membantu keluarga korban mencari informasi terkait anggota keluarga mereka yang menjadi penumpang dalam insiden tersebut.

Selain itu, barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan untuk proses identifikasi.

Baca Juga  Korban Tabrakan KA Argo Bromo - KRL, 14 Orang Meninggal Dunia

Perjalanan KRL Masih Terganggu

Dampak kecelakaan masih dirasakan penumpang pada Selasa pagi.

Stasiun Bekasi Timur untuk sementara belum melayani aktivitas penumpang, sementara perjalanan KRL hanya beroperasi hingga Stasiun Bekasi.

Pihak terkait masih melakukan evaluasi dan penyelidikan terkait penyebab tabrakan tersebut.

Di balik angka korban dan proses investigasi yang masih berjalan, keluarga Bu Ela kini hanya menyisakan kenangan dari pesan sederhana yang tak pernah mereka sangka menjadi ucapan terakhir

Baca juga update artikel kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan berita lainnya