Nasional

Menteri PPPA Arifah Fauzi: Evaluasi Gerbong Khusus Perempuan di KRL Dipindah ke Bagian Tengah

×

Menteri PPPA Arifah Fauzi: Evaluasi Gerbong Khusus Perempuan di KRL Dipindah ke Bagian Tengah

Sebarkan artikel ini
Menteri
Pasca kecelakaan maut di stasiun Bekasi Timur, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyoroti penempatan gerbong khusus perempuan pada rangkaian KRL usai insiden tabrakan kereta di Bekasi.

Topikseru.com,  Jakarta – Pasca kecelakaan maut di stasiun Bekasi Timur, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi.

Dirinya menyoroti penempatan gerbong khusus perempuan pada rangkaian KRL usai insiden tabrakan kereta di Bekasi.

Baca Juga  16 Korban Meninggal Dunia, 90 Luka Kecelakaan Kereta Bekasi Timur

Dalam kunjungannya ke RSUD Bekasi, Selasa (28/4/2026), Arifah menemui para korban kecelakaan antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek yang masih menjalani perawatan.

Usulan Penempatan Ulang Gerbong Perempuan

Arifah mengusulkan agar posisi gerbong khusus perempuan tidak lagi berada di bagian depan dan belakang rangkaian.

Baca Juga  Pengamat Kritik Usulan Gerbong Khusus Wanita KRL Dipindah Usai Kecelakaan Bekasi

Menurutnya, penempatan di bagian tengah dinilai lebih aman dan perlu dipertimbangkan melalui evaluasi menyeluruh.

Pendampingan untuk Korban Perempuan

Kementerian PPPA juga memastikan kehadiran dukungan psikologis bagi korban, terutama perempuan yang terdampak langsung dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga  10 Korban Tewas Kecelakaan KRL Bekasi Timur Berhasil Diidentifikasi RS Polri

Dalam penjelasannya, Arifah menekankan bahwa sejumlah korban mengalami trauma sehingga membutuhkan pendampingan berkelanjutan.

Harapan untuk Dukungan dari Perusahaan

Pemerintah turut mendorong pihak perusahaan tempat korban bekerja agar memberikan kebijakan yang meringankan.

Pemberian kelonggaran waktu pemulihan
Perlindungan hak pekerja selama masa pemulihan

Langkah ini diharapkan membantu korban untuk fokus pada proses pemulihan tanpa tekanan pekerjaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *