Ekonomi dan Bisnis

Harga Emas Spot Turun 0,7% Bertengger di Level US$ 3.355,79 Per Ons Troi

×

Harga Emas Spot Turun 0,7% Bertengger di Level US$ 3.355,79 Per Ons Troi

Sebarkan artikel ini
harga emas spot turun 0,7% ke US$ 3.355,79 per ons troi pada pukul 10:06 GMT, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 8 Mei.
harga emas spot turun 0,7% ke US$ 3.355,79 per ons troi pada pukul 10:06 GMT, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 8 Mei.

Ringkasan Berita

  • Berdasarkan data yang dilansir dari Reuters, harga emas spot turun 0,7% ke US$ 3.355,79 per ons troi pada pukul 10:06…
  • Tekanan Tambahan dari Data Ekonomi Global Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) pada Selasa (3/6…
  • Dari Eropa, Komisi Eropa menyatakan akan mendesak AS untuk menurunkan atau menghapus tarif impor, di tengah rencana T…

Topikseru.com – Pada perdagangan Selasa 2 Juni 2025 harga emas dunia melemah setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam empat pekan di awal sesi.

BACA: Harga Emas Spot Diramalkan Menggeliat dan Bersiap Menembus Level US$ 3.350 Ons Troi

Harga emas dapat Tekanan datang dari penguatan tipis dolar AS dan aksi ambil untung (profit-taking) investor, di tengah meningkatnya kehati-hatian pasar atas arah kebijakan dagang AS yang tidak menentu.

Berdasarkan data yang dilansir dari Reuters, harga emas spot turun 0,7% ke US$ 3.355,79 per ons troi pada pukul 10:06 GMT, setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 8 Mei.

Sementara itu, emas berjangka AS (gold futures) terkoreksi 0,5% menjadi US$ 3.380,40 per ons troi.

Dolar AS tercatat menguat tipis dari posisi terendah dalam lebih dari satu bulan yang tercapai di awal sesi.

Hal ini membuat harga emas menjadi lebih mahal bagi pembeli yang menggunakan mata uang selain dolar.

“Pergerakan emas didukung oleh dolar yang melemah dan meningkatnya permintaan terhadap aset lindung nilai, terutama karena ketegangan geopolitik dan tarif yang meningkat,” kata Ole Hansen, Kepala Strategi Komoditas Saxo Bank, dikutip Reuters.

Namun, Hansen menyebut aksi profit-taking setelah reli harga kemarin ikut menekan harga hari ini.

Baca Juga  Harga Emas Antam Naik Rp3.000 Dibanderol Rp2.237.000 Per Gram di Perdagangan Rabu (1/10/2025)

Investor Waspadai Arah Perundingan Dagang AS-China

Pasar saat ini mencermati kemungkinan panggilan telepon antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dalam minggu ini.

Hal ini dikonfirmasi oleh Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, hanya beberapa hari setelah Trump menuduh China melanggar kesepakatan terkait pengurangan tarif dan hambatan perdagangan.

Dari Eropa, Komisi Eropa menyatakan akan mendesak AS untuk menurunkan atau menghapus tarif impor, di tengah rencana Trump menggandakan bea masuk baja dan aluminium menjadi 50% pada Rabu (5/6) waktu setempat.

Pemerintah AS juga meminta mitra dagangnya untuk menyampaikan proposal perdagangan terbaik mereka sebelum tenggat lima minggu yang telah ditetapkan, menurut rancangan surat yang dilihat Reuters.

Tekanan Tambahan dari Data Ekonomi Global

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) pada Selasa (3/6) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 2,9% untuk 2025 dan 2026, dari estimasi sebelumnya 3,0% dan 3,1%. Tahun lalu, ekonomi global tumbuh 3,3%.

Fokus investor pekan ini juga tertuju pada data ketenagakerjaan AS non-farm payrolls (NFP) yang akan dirilis Jumat (7/6), serta sejumlah pidato pejabat The Fed untuk mencari petunjuk arah suku bunga ke depan.

Sebagai catatan, emas yang tidak memberikan imbal hasil (zero-yielding asset) cenderung diminati saat suku bunga rendah karena biaya peluangnya lebih rendah.

Selain emas, harga logam mulia lainnya juga cenderung melemah: Perak turun 1,7% ke US$ 34,21 per ons troi, Platinum turun 0,9% ke US$ 1.053,45 per ons troi, dan Palladium naik tipis 0,2% ke US$ 991,15 per ons troi.