Ringkasan Berita
- Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Pengurus Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sergai, di ruang kerjanya.
- Namun, ia mengingatkan, fungsi tersebut hanya akan berdampak positif jika dilakukan secara profesional, berimbang, da…
- Tapi informasi yang disampaikan harus benar, mencerahkan, bukan menyesatkan atau tendensius,” ujar Darma Wijaya yan…
Topikseru.com – Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya, menegaskan pentingnya peran pers dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah. Namun, ia mengingatkan, fungsi tersebut hanya akan berdampak positif jika dilakukan secara profesional, berimbang, dan berpegang pada etika jurnalistik.
Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Pengurus Forum Wartawan Hukum (Forwakum) Sergai, di ruang kerjanya. Turut mendampingi, Wakil Bupati Sergai Adlin Tambunan.
“Wartawan adalah mitra strategis pemerintah. Tapi informasi yang disampaikan harus benar, mencerahkan, bukan menyesatkan atau tendensius,” ujar Darma Wijaya yang akrab disapa Bang Wiwik, Rabu (25/6).
Bupati Sergai Kritik Fenomena Wartawan Abal-abal
Dalam kesempatan itu, Bang Wiwik menyoroti fenomena wartawan dadakan atau wartawan abal-abal yang menurutnya semakin marak. Mereka kerap tidak memahami kaidah jurnalistik dan hukum, serta justru menurunkan kepercayaan publik terhadap media.
“Kami ingin masyarakat percaya pada media. Kredibilitas wartawan harus dijaga. Kalau masyarakat sudah percaya, informasi apapun akan mudah diterima,” kata Bupati Wiwik.
Bupati juga memaparkan beberapa tantangan pembangunan daerah seperti keterbatasan anggaran, serta persoalan teknis terkait alih status jalan. Ia menilai, banyak kesalahpahaman publik disebabkan informasi yang tidak utuh.
“Media harus memberi edukasi kepada masyarakat. Jangan memperkeruh suasana. Tidak semua bisa dibangun sekaligus. Ada regulasi dan skala prioritas yang harus dijelaskan,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Adlin Tambunan mengingatkan wartawan, terutama yang tergabung dalam Forwakum Sergai, untuk tidak asal membuat pemberitaan. Ia meminta agar jurnalis melakukan konfirmasi langsung, bukan sekadar lewat pesan WhatsApp.
“Kalau bisa datang langsung. Konfirmasi WA itu rawan salah paham. Jangan sampai narasi yang dibangun malah memecah belah masyarakat,” tegas Adlin.
Forwakum Komitmen Menjaga Marwah Jurnalistik Hukum
Dalam audiensi tersebut, Ketua Forwakum Sergai, Darmawan S.Sos, memperkenalkan struktur pengurus periode 2025–2028 dan menyampaikan rencana pelantikan resmi yang dijadwalkan pada akhir Agustus mendatang.
Darmawan menegaskan bahwa Forwakum berkomitmen menjaga marwah jurnalistik hukum, menyajikan informasi hukum yang akurat dan mencerahkan, serta membantu warga dari ancaman oknum yang menyalahgunakan profesi wartawan.
Kami sudah banyak melakukan pendampingan ke masyarakat agar mereka tidak jadi korban intimidasi oleh oknum yang mengaku wartawan. Kami ingin hadir sebagai bagian dari solusi,” kata Darmawan.













