Hukum & Kriminal

Misteri Kematian Jurnalis Nicolas Saragih, Polisi Periksa Lima Saksi

×

Misteri Kematian Jurnalis Nicolas Saragih, Polisi Periksa Lima Saksi

Sebarkan artikel ini
Jurnalis
Kapolsek Medan Baru, Komisaris Polisi Hendrik Aritonang saat memberikan keterangan perihal misteri kematian jurnalis online, Nicolas Saragih, Medan,Sumatera Utara, Senin (8/9/2025).Foto: Topikseru.com/Agus Sinaga

Ringkasan Berita

  • Kapolsek Medan Baru, H Aritonang, mengatakan penyidik sudah memeriksa lebih dari lima orang saksi terkait kasus ini.
  • Nico ditemukan meninggal dunia pada Jumat, 5 September 2025, namun polisi belum memastikan penyebab kematiannya.
  • "Untuk saksi saya belum tahu pasti, yang jelas sampai saat ini penyidik dari Polsek masih melakukan pemeriksaan terha…

Topikseru.com – Misteri kematian jurnalis media online, Nico Saragih, hingga kini masih menyisakan tanda tanya. Nico ditemukan meninggal dunia pada Jumat, 5 September 2025, namun polisi belum memastikan penyebab kematiannya.

Kapolsek Medan Baru, H Aritonang, mengatakan penyidik sudah memeriksa lebih dari lima orang saksi terkait kasus ini.

“Untuk saksi saya belum tahu pasti, yang jelas sampai saat ini penyidik dari Polsek masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait, saya rasa lebih dari lima,” ujarnya saat diwawancarai di Medan, Senin, 8 September 2025.

Saksi Perempuan Berinisial I

Salah satu saksi yang diperiksa dalam kasus kematian Nico Saragih adalah seorang perempuan berinisial I, yang disebut sebagai teman dekat Nicolas. Ia berada bersama korban saat kejadian.

Namun, polisi belum merinci lebih lanjut soal keterangannya.

“Untuk dari pihak medis belum kami cek kembali, dan nanti akan kami cek kembali,” kata Aritonang menegaskan.

Keluarga Nico Saragih Tolak Autopsi

Meski penyebab kematian belum jelas, pihak keluarga menolak dilakukan otopsi terhadap jenazah Nicolas Saragih.

Jenazah sudah diberangkatkan dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan menuju rumah duka di Tigaras, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Hingga saat ini, polisi belum dapat memastikan penyebab kematian jurnalis tersebut. “Untuk dari pihak medis, kami masih menunggu konfirmasi lebih lanjut,” ucap Aritonang.

Kasus ini menjadi perhatian publik mengingat profesi korban sebagai jurnalis. Aparat Polsek Medan Baru memastikan penyelidikan akan terus dilanjutkan hingga terang.