Medan

Apjatel Sumut Targetkan 20 Ruas Jalan di Medan Tanpa Kabel Semrawut Akhir April 2026

×

Apjatel Sumut Targetkan 20 Ruas Jalan di Medan Tanpa Kabel Semrawut Akhir April 2026

Sebarkan artikel ini
Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Sumut audiensi dengan Walikota Medan di Balai Kota.(Foto: Dinas Kominfo Medan)

Topikseru.com, MedanKetua Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Sumut, Jimmy Aswin Siregar menyampaikan hingga akhir April 2026, penataan kabel udara yang semrawut menjadi kabel tanam guna memperindah wajah kota Medan.ditargetkan mencakup hampir 20 ruas jalan.

Saat kata Aswin, beberapa kawasan di Kota Medan telah steril dari kabel udara seperti di kawasan Kesawan, Jalan dr Mansyur, Juanda, dan Jalan Zainul Arifin.

“Dengan total sekitar 25 ruas jalan yang akan dikerjakan sepanjang tahun ini, termasuk di jalan Imam Bonjol, jalan Patimura dan jalan S. Parman dan ruas jalan lainnya yang ada di Kota Medan,” ucap Aswin saat audiensi dengan Walikota Medan di Balai Kota, Selasa (7/4/2026).

Pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemko Medan, khususnya Dinas SDABMBK, dalam penataan kabel menjadi sistem bawah tanah sebagai bagian dari transformasi digital.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan komitmennya untuk menata kabel udara yang semrawut menjadi kabel tanam guna memperindah wajah kota Medan.

Didampingi Kadis Kominfo Arrahmaan Pane, Plt Kadis Perhubungan Suriono, dan Plt Kadis SDABMBK Ferri Ichsan, orang nomor satu di Pemko Medan itu menekankan pentingnya penataan kabel di kawasan ruas jalan agar ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini terlihat lebih rapi, estetis, dan nyaman.

Baca Juga  Pabrik Sandal Swallow Terbakar Hebat di Medan Deli, Api Cepat Membesar karena Material Karet

“Kita tahu bagaimana kondisi kabel di Kota Medan. Kalau bisa ke depan harus di hilangkan kabel udara. Kota Medan akan lebih cantik dan estetik jika tidak ada lagi kabel yang semrawut,” kata Rico Waas.

Apalagi bilang Rico Waas, Kota Medan akan menjadi tuan rumah Rakernas XVIII APEKSI 2026 pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026 mendatang. Maka dari itu, Rico Waas berharap momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk mendorong transformasi kota, termasuk dalam penataan infrastruktur kabel.

“Perhelatan besar ini harus jadi momentum transformasi agar Medan bisa menjadi contoh bagi kota lain,” ujarnya.

Salah satu yang menjadi poin penting yang disampaikan Rico Waas dalam pertemuan itu ialah, dirinya ingin pekerjaan dilakukan dengan koordinasi yang baik dan efisien. Artinya pengerjaan kabel tanam harus dilakukan beriringan dengan pembangunan trotoar oleh Dinas SDABMBK sehingga tidak terjadi pembongkaran ulang setelah pembangunan trotoar.

“Saya tidak mau kerja dua kali. Ketika kita bangun trotoar, jangan dibongkar lagi hanya untuk menanam kabel. Harus ada komitmen bersama agar kota ini tidak semrawut,” tegas Rico Waas.