Topikseru.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan strategis dengan melantik Kapolda baru dan Kalemdiklat.
Dalam upacara pelantikan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Minggu, Kapolri melantik sejumlah pejabat tinggi Polri, termasuk Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri serta lima Kepala Kepolisian Daerah baru.
Pelantikan ini disebut sebagai bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan kelembagaan di tubuh Polri.
Komjen RZ Panca Simanjuntak Resmi Jadi Kalemdiklat Polri
Salah satu pejabat yang dilantik ialah Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak.
Ridwan yang berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi resmi menjabat sebagai Kalemdiklat Polri.
Penunjukan tersebut menambah daftar perwira tinggi Polri yang mendapat kepercayaan menduduki posisi strategis di lingkungan Mabes Polri.
Daftar Kapolda Baru yang Dilantik
Selain Kalemdiklat Polri, Kapolri juga melantik lima Kapolda baru di sejumlah wilayah Indonesia.
Berikut daftar pejabat yang dilantik:
- Nasri sebagai Kapolda Sulawesi Tengah
- Himawan Bayu Aji sebagai Kapolda Sulawesi Tenggara
- Arif Budiman sebagai Kapolda Maluku Utara
- Kalingga Rendra Raharja sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat
- Yudhi Sulistianto Wahid sebagai Kapolda Bengkulu
Selain itu, Yudi Arkara Oktabera juga dilantik sebagai Kepala Pelayanan Markas Polri.
Polri Sebut Mutasi untuk Penyegaran Organisasi
Kepala Divisi Humas Polri Johnny Eddizon Isir menjelaskan mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.
Menurut dia, langkah tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan karier personel dan penguatan institusi.
“Mutasi jabatan pada institusi Polri merupakan bentuk penyegaran sekaligus pengembangan karier personel,” ujar Johnny dalam keterangannya.
Dia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat segera bekerja optimal dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Tingkatkan Profesionalitas dan Soliditas
Johnny menambahkan pergantian pejabat di lingkungan Polri dilakukan untuk memperkuat profesionalitas dan efektivitas organisasi.
Polri optimistis para pejabat baru mampu menjawab tantangan tugas di berbagai daerah.
“Dengan pengalaman dan kompetensi yang dimiliki para pejabat yang dilantik, kami optimistis kinerja organisasi akan semakin baik,” katanya.












