Topikseru.com, Medan – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan berdurasi lama yang diprakirakan melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu (23/5/2026).
Prakirawan BBMKG Wilayah I, Putri Diana, mengatakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang berpotensi terjadi dalam waktu cukup panjang di sejumlah kawasan pegunungan, lereng timur, pantai timur, hingga lereng barat Sumatera Utara.
“Kami mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi hujan dengan durasi lama yang dapat memicu banjir, longsor, dan bencana hidrometeorologis lainnya,” ujar Putri Diana di Medan, Jumat (22/5/2026).
- Kompol DK Akhirnya Jalani Patsus Usai Viral Video Diduga Asusila dan Gunakan "Pod Getar"
- Empat Guru di Deli Serdang Mengaku Jadi Korban Yayasan dan Bantah Terlibat Korupsi Dana BOS, Minta Keadilan ke Presiden Prabowo
- Pesawat Saudi Airlines Sempat Gangguan di Kualanamu, 380 Jemaah Haji Tiba Selamat di Madinah
Sejumlah Wilayah Diprediksi Diguyur Hujan
BMKG memprakirakan cuaca di Sumatera Utara pada pagi hari umumnya berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Labuhanbatu, Langkat, dan Labuhanbatu Utara.
Memasuki siang hingga sore hari, hujan ringan diperkirakan meluas ke sejumlah daerah lain seperti:
- Medan
- Deli Serdang
- Binjai
- Karo
- Simalungun
- Pematangsiantar
- Serdang Bedagai
- Asahan
- Batubara
- Dairi
- Pakpak Bharat
- Padang Lawas Utara
- Tapanuli Selatan
- Tapanuli Utara
Pada malam hari, hujan ringan diperkirakan masih mengguyur sebagian besar wilayah Sumatera Utara (Sumut), termasuk kawasan perkotaan dan daerah pesisir.
Sementara dini hari, hujan ringan masih berpotensi terjadi di wilayah Langkat, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, dan Labuhanbatu.
BMKG Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem
BMKG mencatat suhu udara di Sumut berkisar antara 14 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban mencapai 75 hingga 99 persen.
Adapun arah angin bertiup dari selatan hingga barat laut dengan kecepatan sekitar 4 hingga 7 kilometer per jam.
Kondisi cuaca lembap dengan hujan yang berlangsung cukup lama dinilai dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, terutama di kawasan rawan longsor dan daerah aliran sungai.
Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca resmi melalui BMKG maupun aplikasi Info BMKG guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem.












