Ekonomi dan Bisnis

Harga Emas Spot Bergerak Melemah Setelah Sempat Menyentuh Level Tertinggi Dalam Satu Bulan

×

Harga Emas Spot Bergerak Melemah Setelah Sempat Menyentuh Level Tertinggi Dalam Satu Bulan

Sebarkan artikel ini
Harga Emas Spot
Berdasarkan data yang dilansir dari Reuters, harga emas spot turun 0,9% ke US$4.798,89 per ons troi. Setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 18 Maret. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup turun 0,5% ke US$4.823,60 per ons troi.

Topikseru.com, Jakarta – Pada perdagangan Rabu (15/4/2026) harga emas spot bergerak melemah setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam satu bulan.

Pelaku pasar kini mencermati perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran serta implikasinya terhadap arah kebijakan suku bunga.

Baca Juga  Harga Emas Spot Naik 2% Dibanderol di Level US$ 4.831,78 Per Ons Troi

Berdasarkan data yang dilansir dari Reuters, harga emas spot turun 0,9% ke US$4.798,89 per ons troi.

Setelah sebelumnya menyentuh level tertinggi sejak 18 Maret. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup turun 0,5% ke US$4.823,60 per ons troi.

Baca Juga  Harga Emas Antam Naik Rp30 Ribu Dibanderol Rp2.893.000 Per Gram

Analis senior Kitco Metals menyebut pelemahan ini dipicu aksi ambil untung (profit taking) setelah reli harga dalam beberapa sesi sebelumnya.

Menariknya, dalam beberapa waktu terakhir, pergerakan emas cenderung berlawanan dengan peran tradisionalnya sebagai aset safe haven.

Harga emas justru menguat saat selera risiko meningkat dan melemah ketika pasar diliputi aversi risiko.

Dipengaruhi Sentimen Geopolitik dan Suku Bunga

Pernyataan Presiden Donald Trump yang menyebut konflik dengan Iran berpotensi segera berakhir turut memengaruhi sentimen pasar.

Di saat yang sama, upaya diplomasi juga terus berlangsung untuk mencegah konflik kembali memanas.

Di sisi lain, harga minyak masih relatif tinggi akibat gangguan distribusi di Selat Hormuz, yang berpotensi menekan inflasi global.

Kondisi ini membuat bank sentral AS berpeluang menahan suku bunga lebih lama. Pejabat Federal Reserve bahkan menyebut pemangkasan suku bunga bisa tertunda hingga 2027 jika tekanan inflasi dari harga energi bertahan.

Saat ini, pasar memperkirakan peluang penurunan suku bunga AS tahun ini hanya sekitar 32%.

Tekanan Suku Bunga pada Emas

Suku bunga yang tinggi cenderung menjadi sentimen negatif bagi emas karena meningkatkan opportunity cost memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti logam mulia.

Hal ini membuat daya tarik emas sebagai lindung nilai inflasi menjadi sebagian teredam, meskipun ketidakpastian geopolitik masih tinggi.

Pergerakan Logam Lain

Di pasar logam lainnya, harga perak turun 0,2% ke US$79,40 per ons troi. Sebaliknya, platinum naik 0,8% ke US$2.119,52 per ons troi dan palladium melemah 1,1% ke US$1.570,10 per ons troi.

Secara keseluruhan, pergerakan emas saat ini mencerminkan tarik-menarik antara sentimen geopolitik dan ekspektasi kebijakan moneter, yang membuat harga cenderung bergerak terbatas dalam jangka pendek.