Topikseru.com – Manchester City kembali menorehkan sejarah setelah menjuarai FA Cup 2026 usai mengalahkan Chelsea dengan skor 1-0 di Wembley Stadium, Sabtu.
Gol tunggal kemenangan City dicetak Antoine Semenyo pada menit ke-71.
Hasil tersebut membuat The Citizens resmi mengoleksi delapan trofi Piala FA sepanjang sejarah klub.
Keberhasilan ini juga semakin mengukuhkan era dominasi tim asuhan Pep Guardiola di Sepak Bola Inggris.
Guardiola Lanjutkan Dominasi Modern Manchester City
Gelar musim 2026 menjadi trofi Piala FA ketiga Manchester City dalam tujuh tahun terakhir setelah sebelumnya juara pada 2019 dan 2023.
Dalam satu dekade terakhir, City berkembang menjadi salah satu kekuatan terbesar di Eropa dengan konsistensi trofi domestik yang sulit ditandingi.
Kemenangan di Wembley sekaligus menambah koleksi trofi Guardiola bersama City dalam era modern sepak bola Inggris.
Piala FA, Turnamen Tertua Dunia
Piala FA dikenal sebagai kompetisi sepak bola tertua di dunia yang pertama kali digelar pada 1871.
Pada edisi perdana, trofi dimenangkan klub amatir asal London, The Wanderers.
Sementara Manchester City pertama kali meraih gelar Piala FA pada 1904.
Meski City terus menambah koleksi trofi, klub tersukses sepanjang sejarah kompetisi masih dipegang Arsenal dengan 14 gelar.
Di posisi kedua terdapat rival sekota City, Manchester United, yang telah mengoleksi 13 trofi termasuk gelar edisi 2024.
Daftar Juara Piala FA 2006-2026
Berikut daftar juara Piala FA dalam dua dekade terakhir:
- 2026: Manchester City
- 2025: Crystal Palace
- 2024: Manchester United
- 2023: Manchester City
- 2022: Liverpool
- 2021: Leicester City
- 2020: Arsenal
- 2019: Manchester City
- 2018: Chelsea
- 2017: Arsenal
- 2016: Manchester United
- 2015: Arsenal
- 2014: Arsenal
- 2013: Wigan Athletic
- 2012: Chelsea
- 2011: Manchester City
- 2010: Chelsea
- 2009: Chelsea
- 2008: Portsmouth
- 2007: Chelsea
- 2006: Liverpool
City Tegaskan Status sebagai Penguasa Inggris
Keberhasilan menjuarai Piala FA 2026 mempertegas status Manchester City sebagai salah satu klub paling dominan di Inggris dalam era modern.
Dengan skuad bertabur bintang dan filosofi permainan Guardiola, City kembali menunjukkan konsistensi di panggung domestik.
Chelsea sendiri harus kembali menelan kekecewaan setelah gagal mengangkat trofi musim ini.












