Topikseru.com – Manchester City kembali menunjukkan dominasinya di Sepak Bola Inggris setelah menjuarai FA Cup Final 2026 usai menaklukkan Chelsea dengan skor tipis 1-0 di Wembley Stadium, Sabtu.
Gol tunggal Antoine Semenyo pada babak kedua memastikan trofi jatuh ke tangan pasukan Pep Guardiola.
Gelar ini menjadi trofi domestik kedua City musim ini setelah sebelumnya sukses mengangkat Carabao Cup.
Sementara bagi Chelsea, kekalahan di final membuat musim mereka berakhir tanpa trofi dan membuka ancaman gagal tampil di kompetisi Eropa musim depan.
City Dominan Sejak Menit Awal
Manchester City langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan.
Peluang pertama lahir melalui aksi Semenyo yang melewati beberapa pemain Chelsea sebelum tembakannya diblok lini belakang The Blues.
Bola liar kemudian disambar Omar Marmoush, tetapi kiper Chelsea Robert Sanchez tampil sigap menggagalkan peluang tersebut.
City terus menekan lewat kombinasi Jeremy Doku dan Rodri.
Sundulan Rodri hasil umpan silang Doku sempat diblok sebelum Erling Haaland mencoba mencetak gol lewat tendangan salto yang kembali mampu dihalau pertahanan Chelsea.
Gol Haaland Dianulir, Chelsea Protes Penalti
Haaland sebenarnya sempat menjebol gawang Chelsea pada babak pertama. Namun gol tersebut dianulir wasit karena Matheus Nunes lebih dulu berada dalam posisi offside.
Di sisi lain, Chelsea beberapa kali mencoba membangun serangan balik melalui Cole Palmer dan Joao Pedro.
Menjelang turun minum, The Blues meminta penalti setelah Joao Pedro terjatuh akibat kontak dengan Abdukodir Khusanov di kotak penalti. Namun wasit memilih melanjutkan pertandingan.
Semenyo Jadi Pembeda
Memasuki babak kedua, City tetap tampil agresif.
Peluang emas sempat didapat Semenyo melalui umpan silang Nico O’Reilly, namun sundulannya melambung di atas mistar.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-72.
Chelsea kehilangan bola di area pertahanan sendiri dan City langsung melancarkan serangan balik cepat.
Haaland bekerja sama dengan Rayan Cherki sebelum mengirim umpan silang yang disontek Semenyo menggunakan tumit ke tiang jauh.
Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda dalam laga final.
Chelsea Gagal Manfaatkan Peluang
Setelah tertinggal, Chelsea kembali melancarkan protes penalti usai Khusanov dianggap melanggar Jorrel Hato di kotak terlarang.
Namun keputusan wasit tetap tidak berubah.
The Blues memiliki beberapa peluang emas melalui kerja sama Palmer, Enzo Fernandez, hingga Pedro Neto, tetapi gagal membobol gawang James Trafford.
Peluang terakhir Chelsea hadir pada injury time lewat sundulan Rori Delap, namun bola melebar dari sasaran.
Manchester City pun menutup laga dengan kemenangan 1-0 sekaligus mengunci gelar juara Piala FA 2026.












