/* ===================== ===================== */Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, Dandim 0201/Medan
Medan

Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, Diamanahkan Pegang Tongkat Komando Kodim 0201/Medan

×

Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, Diamanahkan Pegang Tongkat Komando Kodim 0201/Medan

Sebarkan artikel ini
Kodim
KOMANDO: Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M Diamanahkan Pegang Tongkat Komando Dandim 0201/Medan didampingi istri foto bersama Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap didampingi istri.(Foto: Topikseru.com/ Dinas Kominfo Medan)

Topikseru.com, Medan – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan di Grand Mercure Medan, Sabtu malam (25/4/2026). Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E., M.M, salah seorang perwira menengah TNI AD lulusan Akademi Militer (Akmil) 2004 dipercayakan dan diamanahkan pegang tongkat Komando Kodim 0201/Medan.

Pamen yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Danyon Armed 2/105 Kilap Sumagan Kodam I/BB dan Dandim 0212/Tapsel serta Waaspers Kasdam I/BB tersebut dikenal sebagai lulusan Akmil yang berprestasi, termasuk pernah menempuh pendidikan Komando di Amerika Serikat.

Letkol Arm Delli selama menjabat sebagai Dandim 0212/Tapsel sukses memerangi peredaran narkoba di wilayah teritorialnya, khususnya penemuan ladang narkoba jenis ganja,dan berhasil membina sinergitas dengan instansi terkait.

Baca Juga  Kodim 0201 Medan Gelar Patroli Begal, Gerombolan Remaja yang Hendak Tawuran Berhamburan

Pria yang baru dilantik sebagai Dandim 0201/Medan ini juga sukses mewujudkan pembangunan dalam kegiatan TMMD di wilayah Tapsel,dan membangun infrastruktur pasca bencana alam November 2025 lalu.

Saat menyandang pangkat Mayor pada tahun 2019 silam, Letkol Arm Delli bersama dengan dua rekannya lulus dari Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad) Tentara Amerika Serikat atau US Army Commanding General and Staff College (US Army CGSC)

Bersama dengan dua perwira menengah TNI AD yang diwisuda dari US Army CGSC tahun 2019, diantaranya Mayor Inf Alzaki, Mayor Inf Paulus Pandjaitan,dan Mayor Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo.

Sebagaimana diketahui hubungan Indonesia dan Amerika Serikat dalam pendidikan Seskoad dimulai tahun 1953. Siswa Indonesia pertama adalah Letnan Jenderal (Purn) Rachmat Kartakusmua. Siswa keempat adalah Jenderal (Anumerta) Ahmad Yani tahun 1956. Jenderal Ahmad Yani adalah salah satu di antara lima Perwira Tinggi Indonesia yang namanya terukir di International Hall of Fame (IHOF) US Army CGSC.

Lima lainnya adalah Jenderal (Purn) Surono Rekosodiemedjo (1958), Mayor Jenderal Gen Mohammad K Anwar (1969), Jenderal (Purn) Widodo (1963), Jenderal Raden Hartono (1976), dan mantan Presiden Republik Indonesia Susilo Jenderal (Purn) Bambang Yudhoyono (1991).

Prestasi Lulusan CGSC

Sementara itu, lulusan CGSC 2019 terdiri dari 1.100 perwira menengah dari militer Amerika Serikat (Darat, Laut, Udara dan Marinir), termasuk 110 siswa mancanegara yang mewakili 87 negara dan 26 pegawai sipil pemerintahan.

Lebih dari 8.200 perwira mancanegara telah berpartisipasi pada pendidikan ini sejak 1894, termasuk dari Indonesia. CGSC telah banyak meluluskan para pemimpin negara dan militer.

Saat ini ada tiga kepala negara di dunia yang lulusan US Army CGSC, yaitu Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong (kelas 1978), Presiden Rwanda Paul Kagame dan Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa.

Dikutip dari laman Facebook Pusat Penerangan TNI, tiga perwira Indonesia yang tahun ini diwisuda dari US Army CGSC adalah:

  1. Mayor Inf Paulus Pandjaitan lulusan Sepa PK 2004
  2. Mayor Inf Alzaki lulusan Akmil 2004
  3. Mayor Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo lulusan Akmil 2004

Ketiga perwira ini melaksanakan pendidikan dengan hasil yang baik dan memuaskan.

Sambut Dandim 0201/Medan yang Baru

Pada acara pisah sambut Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan, Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap didampingi istri, Martinijal Zakiyuddin Harahap, memakaikan tanjak dan kain songket kepada Dandim 0201/Medan yang baru, Delli Yudha Adi Nurcahyo, beserta istri.

Prosesi ini menjadi simbol penerimaan dan harapan akan kesinambungan pengabdian di Kota Medan. Sementara itu, cenderamata juga diserahkan kepada pejabat lama, Muhammad Radhi Rusin, sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi selama bertugas.

Dalam sambutannya, Zakiyuddin menekankan  hubungan yang telah terjalin antara Pemko Medan, TNI, dan Polri bukan sekadar koordinasi formal, melainkan kebersamaan yang terbangun dalam berbagai situasi di tengah masyarakat.

“Ketika kita berjalan bersama, setiap tantangan terasa lebih ringan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Radhi Rusin atas kontribusi nyata, tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga keterlibatan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami merasakan betul kehadiran beliau di tengah masyarakat. Terima kasih atas pengabdian yang tulus, semoga menjadi ladang amal dan sukses di tempat tugas yang baru,” katanya.

Kepada Dandim yang baru, Zakiyuddin menyampaikan harapan agar semangat kebersamaan yang sudah terbangun dapat terus diperkuat.

“Medan ini kota besar dengan keberagaman yang luar biasa. Kuncinya adalah kebersamaan. Kami di Pemko Medan siap berjalan beriringan dengan TNI dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kondusivitas dan mendorong pembangunan,” ucapnya.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor, termasuk peran tokoh masyarakat dan tokoh agama, menjadi fondasi penting dalam merawat keharmonisan kota.

“Kalau kebersamaan ini terus kita jaga, Medan bukan hanya aman, tapi juga semakin nyaman untuk semua,” pungkasnya.

Sementara itu, Dandim 0201/Medan yang baru, Delli Yudha Adi Nurcahyo, mengungkapkan apresiasi atas sambutan hangat yang diterimanya. Ia menyatakan komitmennya untuk melanjutkan sinergi yang telah terjalin.

“Kami siap melanjutkan kolaborasi yang sudah baik ini dan bekerja bersama seluruh elemen untuk kemajuan Kota Medan,” ujarnya.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan, menambah kuat nuansa kebersamaan dalam momentum pergantian kepemimpinan tersebut.