Nasional

Anggaran MBG Bakal Dipangkas Lagi? Kepala BGN Menghadap Prabowo Bawa Kabar Gembira

×

Anggaran MBG Bakal Dipangkas Lagi? Kepala BGN Menghadap Prabowo Bawa Kabar Gembira

Sebarkan artikel ini

BGN Siapkan Laporan Efisiensi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis ke Presiden Prabowo

Anggaran MBG
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang

Topikseru.com, Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, mengungkapkan pihaknya akan melaporkan rencana efisiensi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto.

Nanik menyampaikan hal tersebut saat tiba di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (12/6) sekitar pukul 14.20 WIB. Ia menyebut pembahasan yang akan disampaikan kepada Presiden berkaitan dengan penghematan anggaran program unggulan pemerintah tersebut.

“Efisiensi, efisiensi anggaran. Kabar gembira, biar turun (anggaran),” kata Nanik kepada awak media.

Meski demikian, Nanik belum bersedia mengungkap besaran efisiensi yang akan diusulkan maupun potensi pengurangan anggaran yang sedang dikaji oleh Badan Gizi Nasional.

“Ya lapor dulu ke Presiden,” ujarnya singkat.

Anggaran MBG Sudah Dipangkas dari Rp 335 Triliun Menjadi Rp 268 Triliun

Wacana efisiensi terbaru ini muncul setelah pemerintah sebelumnya memangkas pagu anggaran Program Makan Bergizi Gratis dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026.

Anggaran yang semula mencapai Rp 335 triliun telah dikoreksi menjadi Rp268 triliun. Artinya, pemerintah sudah melakukan pengurangan anggaran sebesar Rp 67 triliun dari rencana awal.

Kini, muncul kemungkinan bahwa angka Rp 268 triliun tersebut masih dapat ditekan kembali setelah dilakukan evaluasi lebih lanjut oleh pemerintah dan Badan Gizi Nasional.

Pertemuan antara Kepala BGN dan Presiden Prabowo diharapkan menjadi momentum untuk membahas efektivitas penggunaan anggaran sekaligus memastikan program tetap berjalan optimal meskipun dilakukan penghematan.

Realisasi Anggaran MBG Capai Rp 88,15 Triliun Hingga Mei 2026

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melaporkan realisasi anggaran Program Makan Bergizi Gratis hingga Mei 2026 telah mencapai Rp 88,15 triliun.

Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 17,53 persen dibandingkan realisasi pada April 2026 yang tercatat sebesar Rp 75 triliun.

Peningkatan serapan anggaran menunjukkan bahwa program MBG terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah.

Program ini menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Lebih dari 63 Juta Penerima Manfaat

Data pemerintah menunjukkan jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis telah mencapai lebih dari 63 juta orang.

Dari total tersebut, sekitar 48,9 juta merupakan peserta didik atau siswa sekolah. Sementara sebanyak 14,3 juta lainnya berasal dari kelompok non-siswa yang mencakup ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Besarnya jumlah penerima membuat program ini menjadi salah satu proyek sosial terbesar yang dijalankan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

Karena itu, kebijakan efisiensi anggaran yang tengah dibahas menjadi perhatian publik, terutama terkait bagaimana pemerintah menjaga keseimbangan antara penghematan fiskal dan keberlanjutan layanan kepada masyarakat.

Efisiensi Jadi Sorotan

Rencana efisiensi yang akan dilaporkan BGN kepada Presiden Prabowo menimbulkan berbagai spekulasi mengenai arah kebijakan Program Makan Bergizi Gratis ke depan.

Di satu sisi, pemerintah berupaya menjaga disiplin fiskal dan efektivitas belanja negara. Namun di sisi lain, program ini memiliki cakupan penerima yang sangat besar sehingga setiap perubahan anggaran berpotensi berdampak langsung terhadap pelaksanaan di lapangan.

Publik kini menunggu hasil pertemuan antara Kepala BGN dan Presiden Prabowo untuk mengetahui apakah anggaran MBG akan kembali dipangkas atau justru difokuskan pada peningkatan efisiensi tanpa mengurangi manfaat bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *