Daerah

Update Banjir Tapsel: 3 Kecamatan Paling Terdampak, Jembatan Rusak dan Sawah Terendam

×

Update Banjir Tapsel: 3 Kecamatan Paling Terdampak, Jembatan Rusak dan Sawah Terendam

Sebarkan artikel ini
Banjir Tapsel
Sejumlah warga mengungsi karena merendam rumah pemukiman akibat luapan sungai. Foto: Dok.BPBD Tapsel

Ringkasan Berita

  • Kepala BPBD Kabupaten Tapsel Fachri Ananda mengatakan ketiga kecamatan yang terdampak banjir itu masing-masing Kecama…
  • "Banjir merendam permukiman warga termasuk lahan pertanian, serta kerusakan infrastruktur yang cukup parah," kata Fac…
  • Fachri menjaleskan Desa Silaiya, Kecamatan Sayur Matinggi, menjadi salah satu lokasi dengan kondisi parah diterjang b…

TOPIKSERU.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) menyebut banjir yang terjadi di wilayah tersebut akibat luapan Sungai Batang Angkola berdampak terhadap tiga kecamatan.

Kepala BPBD Kabupaten Tapsel Fachri Ananda mengatakan ketiga kecamatan yang terdampak banjir itu masing-masing Kecamatan Angkola Muaratais, Batang Angkola dan Kecamatan Sayur Matinggi.

“Banjir merendam permukiman warga termasuk lahan pertanian, serta kerusakan infrastruktur yang cukup parah,” kata Fachri Ananda, Sabtu (15/3).

Fachri menjaleskan Desa Silaiya, Kecamatan Sayur Matinggi, menjadi salah satu lokasi dengan kondisi parah diterjang banjir bandang. Akibatnya, sebanyak 816 jiwa terdampak, tiga rumah rusak dan dua hektare sawah terendam.

Sedangkan untuk kerusakan infrastruktur, satu jembatan yang menjadi akses warga rusak parah. Sementara Desa Aek Libung sampai saat ini masih terendam banjir dan belum bisa diakses,” ujar Fachri.

Baca Juga  Ada Senpi Jenis Beretta di Rumah Topan Ginting, KPK Gandeng Kepolisian Selidiki

Lebih lanjut dikatakan Fachri, di Kecamatan Angkola Muaratais, banjir merendam sedikitnya 100 hektare sawah dan di Kecamatan Batang Angkola sekitar 300 hektare sawah terdampak.

“Kemarin beberapa desa di kedua kecamatan itu terendam banjir dan saat ini telah surut,” kata Kepala BPBD Tapsel ini.

Selain banjir, lanjutnya, di beberapa wilayah terjadi bencana alam longsor, tepatnya di Kecamatan Angkola Timur, Angkola Barat dan Sipirok. Akibatnya, beberapa rumah rusak dan jalan amblas.

Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta aparat kecamatan dan desa telah bergerak cepat menangani dampak bencana.

“Kami telah melakukan evakuasi korban, pendirian posko pengungsian, dapur umum, serta posko kesehatan dilakukan untuk membantu warga terdampak,” kata Fachri.

Selain itu, distribusi air bersih mulai dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi. Sementara itu, pendataan dampak bencana masih berlangsung guna menentukan langkah lanjutan.

“Warga diimbau tetap waspada mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi dalam beberapa hari ke depan,” pungkasnya.