Hukum & KriminalNews

DPR RI Minta POM TNI Investigasi kasus Pembunuhan Wartawan di Karo

×

DPR RI Minta POM TNI Investigasi kasus Pembunuhan Wartawan di Karo

Sebarkan artikel ini
Wartawan
Eva Meliani Pasaribu, anak mendiang wartawan Rico Sempurna Pasaribu bersama LBH Medan dan KKJ Sumut membuat laporan ke Puspom AD. Foto: Dok. LBH Medan

Ringkasan Berita

  • Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengatakan POM TNI harus aktif dengan melakukan investigasi atas dugaan keterli…
  • "Walaupun baru indikasi, kan sudah dilaporkan ke POM TNI, maka POM TNI kami minta untuk aktif melakukan investigasi p…
  • Dia datang bersama tim hukum dari LBH Medan dan Koalisi Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumatera Utara.

TOPIKSERU.COM, JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI meminta Polisi Militer TNI Angkatan Darat (AD) melakukan investigasi kasus pembunuhan wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mengatakan POM TNI harus aktif dengan melakukan investigasi atas dugaan keterlibatan oknum TNI dalam kasus tersebut.

“Walaupun baru indikasi, kan sudah dilaporkan ke POM TNI, maka POM TNI kami minta untuk aktif melakukan investigasi penyelidikan dan penyidikan,” kata TB Hasanuddin dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (15/7).

Dia juga meminta agar POM TNI AD proaktif menindaklanjuti laporan anak korban.

Menurutnya, pengusutan terhadap kasus pembunuhan tersebut penting agar terang benderang.

“Kalau terbukti ada anggota TNI yang melakukan kejahatan tersebut, maka segera adili di pengadilan secara terbuka,” ujar TB Hasanuddin.

Dia mengatakan berkaca dari kasus tersebut, Komisi I DPR RI meminta masyarakat berperan dalam melakukan pengawasan terhadap personel TNI.

Baca Juga  Balai Wartawan di Polda Sumut Warisan Komjen RZ Panca Kini Beralih Fungsi dan Tinggal Kenangan

TB Hasanuddin berharap masyarakat tidak takut untuk melaporkan anggota TNI yang melanggar ke aparat setempat.

“DPR berharap masyarakat membantu pengawasan kepada seluruh prajurit TNI di lapangan,” kata TB Hasanuddin.

Lapor Puspom TNI AD

Pada Jumat (12/7) anak mendiang Rico Sempurna Pasaribu, Eva Meliani Pasaribu melaporkan dugaan keterlibatan oknum TNI ke Puspom TNI AD.

Dia datang bersama tim hukum dari LBH Medan dan Koalisi Keselamatan Jurnalis (KKJ) Sumatera Utara.

Pihak keluarga melaporkan oknum TNI Koptu HB, personel Batalyon Infantri Simbisa 125 Kabanjahe ke Puspomad di Gambir, Jakarta Pusat.

Keluarga korban melaporkan HB ke Puspomad lantaran memiliki keterkaitan dalam kematian Rico dan keluarganya.

Kuasa hukum keluarga Rico Sempurna Pasaribu, Irfan Saputra, dugaan keterlibatan HB lantaran korban beberapa kali memberitakan aktifitas judi di lingkungan TNI.

Berita itu pun meluas hingga membuat HB meminta pihak media tempat Rico bekerja untuk menurunkan berita tersebut.

Peristiwa kebakaran rumah wartawan tersebut mengakibatkan jatuhnya empat korban jiwa.

Selain Rico Sempurna Pasaribu, istri Efprida Boru Ginting (istri), Sudiinveseti Pasaribu (anak), dan Lowi Situngkir (cucu), ikut menjadi korban pada Kamis (27/6) dini hari.(antara/topikseru.com)