Hukum & Kriminal

Operasi Keselamatan Toba 2026: Polda Sumut Tindak 10.667 Pelanggar Lalu Lintas dalam 10 Hari

×

Operasi Keselamatan Toba 2026: Polda Sumut Tindak 10.667 Pelanggar Lalu Lintas dalam 10 Hari

Sebarkan artikel ini
Operasi Keselamatan Toba 2026
Personel Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengatur lalu lintas dalam Operasi Keselamatan Toba 2026 di Medan, Sumut.

Ringkasan Berita

  • Menurut Ferry, penegakan hukum dalam Operasi Keselamatan Toba dilakukan secara profesional dan proporsional, dengan f…
  • Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan angka tersebut merupakan akumulasi penindaka…
  • "Secara kumulatif sejak hari pertama hingga hari ke-10 tercatat sebanyak 10.667 penindakan," ujar Ferry di Medan, Rab…

Topikseru.com, Medan – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mencatat sebanyak 10.667 pelanggaran lalu lintas ditindak selama 10 hari pertama pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026, yang berlangsung sejak 2 hingga 11 Februari 2026.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan angka tersebut merupakan akumulasi penindakan sejak hari pertama operasi digelar.

“Secara kumulatif sejak hari pertama hingga hari ke-10 tercatat sebanyak 10.667 penindakan,” ujar Ferry di Medan, Rabu (12/2/2026).

Rincian Penindakan: ETLE hingga ODOL

Ferry merinci, dari total penindakan tersebut, sebanyak 1.692 kasus ditilang melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Sementara itu, penindakan non-ETLE tercatat sebanyak 604 kasus.

Selain tilang, aparat juga memberikan 8.265 teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan. Penindakan juga menyasar 17 kasus travel ilegal serta 89 kasus over dimension over loading (ODOL) yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Menurut Ferry, penegakan hukum dalam Operasi Keselamatan Toba dilakukan secara profesional dan proporsional, dengan fokus utama pada pelanggaran yang berisiko menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga  Seorang Ibu Bhayangkari Laporkan Suami Atas Dugaan Penelantaran

“Kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk terus mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan helm dan sabuk pengaman, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Kedepankan Edukasi dan Pencegahan

Operasi Keselamatan Toba 2026 tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif.

Ferry menjelaskan bahwa pihaknya terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran serta disiplin berlalu lintas.

“Kami mengintensifkan upaya edukasi, sosialisasi, serta pengawasan di lapangan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan,” ujarnya.

Langkah tersebut sejalan dengan tujuan utama operasi, yakni menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib menjelang periode mobilitas masyarakat yang meningkat.

Libatkan 2.023 Personel

Dalam pelaksanaannya, Polda Sumut mengerahkan sebanyak 2.023 personel yang terdiri dari 100 personel Polda Sumut dan 1.923 personel dari Polres jajaran.

Operasi ini dijadwalkan berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, dengan sasaran utama pelanggaran yang berpotensi fatal seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, hingga kendaraan ODOL.

Dengan sisa waktu beberapa hari ke depan, aparat kepolisian masih akan terus melakukan patroli dan penindakan guna menekan angka pelanggaran serta meningkatkan keselamatan di jalan raya.