Nasional

Dua Polisi Diduga Hanyut Saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan, Tim Gabungan Sisir Sungai

×

Dua Polisi Diduga Hanyut Saat Gerebek Bandar Narkoba di Katingan, Tim Gabungan Sisir Sungai

Sebarkan artikel ini

Operasi pencarian dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang hilang saat penggerebekan bandar narkoba di Kalimantan Tengah masih terus berlangsung.

polisi hanyut di Sungai Katingan
Tim gabungan pada saat melakukan pencarian dua personel Polres Katingan yang dilaporkan hilang saat penggerebekan terduga bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan.

Topikseru.com – Tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap dua personel Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan, Kalimantan Tengah, yang diduga hanyut di Sungai Katingan saat menjalankan operasi penangkapan terduga bandar narkoba.

Dua anggota polisi yang hingga kini belum ditemukan masing-masing Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana. Keduanya dilaporkan hilang saat operasi penggerebekan di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kamis (2/7/2026) dini hari.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartanto mengatakan seluruh personel gabungan saat ini difokuskan untuk menyisir aliran Sungai Katingan yang diduga menjadi lokasi terakhir kedua anggota terlihat.

“Fokus utama kami saat ini melakukan penyisiran di sepanjang Sungai Katingan untuk menemukan kedua personel yang belum diketahui keberadaannya,” kata Dodik saat dikonfirmasi dari Palangka Raya, Jumat (3/7/2026).

Basarnas dan Brimob Diterjunkan

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur gabungan, mulai dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud), Satbrimob Polda Kalimantan Tengah, hingga Basarnas Palangka Raya.

Tim SAR gabungan disebut terus memperluas area pencarian di sejumlah titik sepanjang bantaran sungai maupun permukaan air.

Menurut Dodik, koordinasi lintas instansi dilakukan secara intensif guna mempercepat proses pencarian dua anggota Satresnarkoba tersebut.

“Kami tidak bekerja sendiri. Semua unsur terus berkoordinasi agar proses pencarian berjalan maksimal,” ujarnya.

Arus Sungai Deras Jadi Kendala

Dodik mengungkapkan operasi pencarian menghadapi tantangan cukup berat akibat derasnya arus Sungai Katingan.

Kondisi tersebut membuat tim harus bekerja ekstra hati-hati demi menjaga keselamatan personel yang terlibat dalam operasi SAR.

Meski begitu, proses penyisiran terus dilakukan menggunakan berbagai peralatan yang tersedia di lapangan.

“Arus sungai cukup deras sehingga menjadi tantangan tersendiri, tetapi pencarian akan terus kami lakukan semaksimal mungkin,” kata Dodik.

Bermula dari Operasi Gerebek Bandar Narkoba

Insiden ini bermula saat Satresnarkoba Polres Katingan menggelar operasi penindakan terhadap terduga bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei pada Kamis dini hari.

Dalam operasi tersebut, dua personel diduga terjatuh ke Sungai Katingan dan terseret arus saat menjalankan tugas.

Hingga Jumat siang, kedua anggota polisi itu masih belum ditemukan.

Kapolres Katingan juga meminta dukungan doa dari masyarakat agar proses pencarian berjalan lancar dan kedua personel segera ditemukan.

“Kami memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar kedua anggota kami segera ditemukan,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *