Sumut

Banjir Terjang Tiga Wilayah di Sumut, Puluhan Warga Tapanuli Tengah Mengungsi

×

Banjir Terjang Tiga Wilayah di Sumut, Puluhan Warga Tapanuli Tengah Mengungsi

Sebarkan artikel ini
Banjir Sumut
Ilustrasi - Warga di Tapanuli Selatan menerjang banjir.

Topikseru.com, Medan – Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat sedikitnya tiga daerah di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) diterjang banjir pada Rabu (20/5/2026).

Tiga wilayah yang terdampak yakni Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Pakpak Bharat, dan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Data tersebut diterima dari laporan resmi Pusdalops PB Sumut yang dihimpun di Medan, Kamis (21/5/2026).

Tapanuli Utara: Tujuh Desa Terdampak

Berdasarkan laporan, banjir di Kabupaten Tapanuli Utara berdampak pada tujuh desa yang tersebar di empat kecamatan.

Selain merendam permukiman warga, banjir juga mengakibatkan sekitar delapan hektare area persawahan terdampak, empat rumah warga terendam, serta sebagian akses jalan mengalami gangguan.

Meski demikian, hingga kini tidak ada laporan korban jiwa, korban luka, maupun warga yang mengungsi akibat banjir tersebut.

Pakpak Bharat: Satu KK Mengungsi

Sementara di Kabupaten Pakpak Bharat, banjir dilaporkan melanda satu desa di satu kecamatan.

Bencana tersebut menyebabkan satu unit rumah terdampak dan sekitar lima hektare lahan pertanian terendam air.

Pusdalops mencatat satu kepala keluarga terpaksa mengungsi demi keselamatan. Tidak ada laporan korban meninggal dunia maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Tapanuli Tengah: 81 warga mengungsi

Adapun banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah melanda lima kelurahan yang berada di dua kecamatan.

Akibat banjir tersebut, sebanyak 81 warga dilaporkan harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Meski memicu pengungsian, hingga saat ini tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun korban luka.

BPBD Sumut Lakukan Koordinasi Penanganan

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengatakan data tersebut merupakan laporan banjir sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut.

Menurut perempuan yang akrab disapa Yuyun itu, pemerintah daerah bersama sejumlah instansi terkait telah melakukan langkah penanganan di wilayah terdampak banjir.

Selain itu, BPBD Sumut juga terus melakukan koordinasi untuk memastikan proses penanganan darurat berjalan optimal.

Pemerintah mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir dan longsor, agar tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di sejumlah daerah Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *