Hukum & Kriminal

Ini Tampang Bobby, Preman yang Siram BBM ke Warung Aceh di Deli Serdang, Kini Diringkus Polisi

×

Ini Tampang Bobby, Preman yang Siram BBM ke Warung Aceh di Deli Serdang, Kini Diringkus Polisi

Sebarkan artikel ini
pria siram BBM Deli Serdang
Polisi meringkus Bobby Asmara, pria yang siram BBM ke warung Aceh di Deli Serdang

Topikseru.com, Deli Serdang – Aksi premanisme seorang pria yang menyiramkan bahan bakar minyak (BBM) ke sebuah warung Aceh di Desa Payageli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, viral di media sosial. Pelaku yang diketahui bernama Bobby Asmara kini telah diamankan pihak kepolisian.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (13/4/2026) dan memicu keresahan warga setelah video aksinya beredar luas di dunia maya.

Baca Juga  Preman di Asahan Mengamuk, Rusak Klenteng karena Tak Diberi Uang Keamanan

Ancam Bakar Warung dan Todong Pisau

Pemilik warung, Ibrahim, mengungkapkan bahwa pelaku tidak hanya menyiramkan cairan diduga bensin, tetapi juga mengancam akan membakar tempat usahanya.

“Dia juga bawa pisau. Di video terlihat dia menodongkan pisau itu ke saya,” kata Ibrahim saat ditemui, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, pelaku merupakan warga setempat yang dikenal dengan nama Bobby. Aksi tersebut diduga dipicu permintaan uang sebesar Rp 250 ribu yang tidak dipenuhi oleh korban.

Polisi Bertindak Cepat

Kapolsek Sunggal, Kompol M Yunus Tarigan, memastikan bahwa pelaku telah ditangkap tidak lama setelah kejadian.

“Pelaku sudah kami tangkap,” ujarnya saat dikonfirmasi wartawan.

Pelaku diamankan di sekitar wilayah tempat tinggalnya, tepatnya di rumah salah satu kerabatnya di Desa Payageli.

Baca Juga  Viral, Massa Bakar Rumah Diduga Bandar Narkoba di Rokan Hilir

Tak Ada Ruang untuk Premanisme

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk memberantas aksi premanisme di wilayah hukum Polsek Sunggal.

“Tidak ada tempat bagi premanisme di wilayah hukum kami,” tegas Yunus.

Saat ini, pelaku tengah menjalani proses hukum lebih lanjut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Dalam video yang beredar, terlihat pelaku menyiramkan cairan dari botol ke area warung Aceh, diduga sebagai bentuk ancaman. Aksi tersebut menuai kecaman dari warganet yang menilai tindakan itu membahayakan keselamatan.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya peran masyarakat dalam melaporkan tindakan kriminal, serta respons cepat aparat dalam menjaga keamanan lingkungan.