Topikseru.com, Medan – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kota Medan. Seorang mahasiswa bernama Anggi Christopel Simanjuntak (23) tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak pembatas jalan di Jalan Setia Budi, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Kamis (2/7/2026).
Korban diketahui merupakan warga Jalan Garu III, Gang Mesjid Nomor 12, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Medan Amplas.
Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP Sri Lestari Widodo membenarkan insiden kecelakaan tunggal tersebut.
Menurut Sri Lestari, sebelum kecelakaan terjadi, korban mengendarai sepeda motor bersama seorang rekannya bernama Agan Simanjuntak. Mereka disebut pulang dari kawasan wisata Berastagi bersama dua pengendara lain yang berjalan beriringan.
“Mereka dalam perjalanan pulang dari Berastagi dan melaju secara beriringan,” kata Sri Lestari.
Diduga Mengantuk Saat Berkendara
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga kehilangan konsentrasi saat melintas di lokasi kejadian.
Polisi menduga korban mengantuk sehingga sepeda motor yang dikendarainya menabrak pembatas jalan sebelum akhirnya terjatuh ke bahu jalan.
Akibat benturan keras tersebut, kepala korban disebut menghantam tiang listrik yang berada di sekitar lokasi kecelakaan.
“Kepala korban membentur tiang listrik sehingga mengalami luka berat,” ujar Sri Lestari.
Rekan korban yang berada di lokasi langsung memberikan pertolongan dan membawa korban ke Rumah Sakit Hermina Medan.
Namun, nyawa mahasiswa tersebut tidak dapat diselamatkan meski sempat mendapat penanganan medis.
Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Jenazah korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Sementara itu, kendaraan sepeda motor yang terlibat kecelakaan masih diamankan petugas sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi mengimbau pengendara agar tetap menjaga kondisi fisik dan konsentrasi saat berkendara, terutama setelah melakukan perjalanan jauh.
“Kecelakaan diduga terjadi karena korban tidak konsentrasi saat mengendarai kendaraan,” kata Sri Lestari.












