Topikseru.com, Batubara – Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara. Seorang pria bernama Suriyono ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan setelah rumahnya dilalap api pada Kamis (2/7/2026) dini hari.
Korban ditemukan tewas di dalam kamar mandi bangunan yang terbakar di Dusun VI Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara.
Sebelum kejadian, Suriyono disebut sempat terlibat pertengkaran hebat dengan istrinya, Sri Gumanti. Dalam kondisi diduga mabuk, korban bahkan mengancam akan membakar sang istri.
Kapolsek Lima Puluh AKP Salomo Sagala membenarkan insiden tersebut. Polisi kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran yang menewaskan korban.
Anak Korban Ungkap Detik-Detik Kebakaran
Berdasarkan keterangan anak kandung korban, Reja Surya, pertengkaran antara kedua orang tuanya terjadi sesaat sebelum api muncul di dalam rumah.
“Saksi melihat ayahnya sedang bertengkar dengan ibunya dan mengancam akan membakar korban,” kata Salomo.
Menurut polisi, Suriyono kemudian diduga menyiramkan bahan bakar minyak jenis Pertalite ke lantai rumah sebelum menyalakan api menggunakan korek.
Api dengan cepat membesar dan membakar sebagian besar bangunan rumah sekaligus toko tempat usaha keluarga tersebut.
Melihat kobaran api, Reja Surya berusaha menyelamatkan ibunya yang sudah mengalami luka bakar. Mereka kemudian keluar melalui pintu belakang rumah sambil meminta pertolongan warga sekitar.
Warga dan Damkar Sempat Berupaya Memadamkan Api
Warga yang melihat kebakaran langsung berdatangan dan mencoba memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api terus membesar hingga akhirnya petugas pemadam kebakaran turun ke lokasi.
Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan.
Tim Inafis Polres Batubara yang melakukan olah tempat kejadian perkara kemudian menemukan Suriyono dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar mandi bangunan yang hangus terbakar.
“Korban ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi,” ujar Salomo.
Jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit guna menjalani visum dan pemeriksaan lanjutan.
Istri dan Anak Korban Dirawat Intensif
Dalam insiden tersebut, istri dan anak korban juga mengalami luka bakar dan harus mendapatkan penanganan medis intensif.
Keduanya kini dirawat di Rumah Sakit Bidadari Kabupaten Batubara.
Selain menewaskan satu orang, kebakaran itu juga menghanguskan rumah sekaligus tempat usaha milik keluarga korban. Barang dagangan berupa sembako dan berbagai peralatan rumah tangga dilaporkan ludes terbakar.
Polisi menduga sumber api berasal dari tindakan korban sendiri yang memicu kebakaran di dalam rumah.
“Dugaan sementara, api berasal dari tindakan korban yang memicu kebakaran di dalam bangunan,” kata Salomo.












