Hukum & Kriminal

Ibu Rumah Tangga di Tebing Tinggi Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Dipicu Persoalan Viral di Medsos

×

Ibu Rumah Tangga di Tebing Tinggi Tewas Ditusuk Tetangga, Diduga Dipicu Persoalan Viral di Medsos

Sebarkan artikel ini
Pembunuhan Tebing Tinggi
Seorang ibu rumah tangga di Tebing Tinggi tewas ditusuk tetangga sendiri

Topikseru.com, Tebing Tinggi – Seorang ibu rumah tangga bernama Nita Rika Irawati Br Gultom (43) tewas mengenaskan setelah menjadi korban penikaman di kediamannya di Jalan Kutilang, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, Selasa (14/4/2026) malam.

Korban ditemukan dalam kondisi bersimbah darah akibat luka tusuk di bagian perut. Pelaku diduga merupakan tetangganya sendiri berinisial Reza, yang kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Baca Juga  Tragis! Kronologi Pembunuhan RS (19) di Medan, Berawal dari Aplikasi Kencan Berujung Maut

Sempat Terlibat Cekcok Sebelum Penikaman

Salah seorang saksi mata, Mangihut Simbolon, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian tragis tersebut, korban dan pelaku sempat terlibat adu mulut.

“Setelah cekcok, saya melihat korban sudah tergeletak di kursi rumah dengan kondisi berlumuran darah. Pelaku langsung kabur,” ujar Mangihut.

Dugaan sementara, aksi penikaman dipicu rasa tidak terima pelaku setelah korban memviralkan dugaan tindakan pencurian yang dilakukan pelaku ke media sosial.

“Pelaku diduga tersinggung karena diviralkan, lalu emosi dan melakukan penikaman,” tambahnya.

Korban Sempat Dibawa ke Rumah Sakit

Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Mulyono, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut korban sempat mendapatkan pertolongan dari warga dengan dibawa ke rumah sakit.

“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun meninggal dunia dalam perjalanan,” kata Mulyono saat dikonfirmasi, Rabu (15/4/2026).

Baca Juga  Prajurit TNI AD Divonis Penjara Seumur Hidup atas Pembunuhan Berencana terhadap Istri di Deli Serdang

Polisi Lakukan Olah TKP dan Kejar Pelaku

Petugas dari Satreskrim Polres Tebing Tinggi bersama tim Inafis telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

Saat ini, polisi masih memburu pelaku yang melarikan diri usai kejadian.

“Kasus ini masih dalam penanganan. Tim sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku,” tegas Mulyono.

Peristiwa ini menambah daftar kasus kekerasan yang dipicu konflik personal dan penggunaan media sosial, yang berujung pada tindak kriminal fatal.