HeadlineSumut

Bupati Langkat Dikabarkan Turut Diamankan dalam OTT KPK di Sumatera Utara

×

Bupati Langkat Dikabarkan Turut Diamankan dalam OTT KPK di Sumatera Utara

Sebarkan artikel ini
Bupati Langkat diamankan OTT KPK
Ilustrasi - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto: Antara

Topikseru.com, MedanBupati Langkat H. Syah Afandin dikabarkan turut diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Provinsi Sumatera Utara pada Kamis (2/7/2026).

Namun, hingga berita ini diterbitkan, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai informasi tersebut.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun wartawan dari sejumlah sumber, operasi penindakan bermula di Kota Binjai.

Dalam kegiatan tersebut, tim KPK mengamankan sejumlah pihak sebelum melakukan pengembangan ke beberapa lokasi lain, termasuk Kota Medan.

Sumber yang mengetahui proses penindakan menyebutkan, OTT tersebut diduga berkaitan dengan dugaan penerimaan fee proyek. Meski demikian, KPK hingga saat ini belum mengonfirmasi perkara yang sedang ditangani maupun pihak-pihak yang diamankan.

Dari informasi yang diperoleh wartawan, sejumlah pihak yang berasal dari Kabupaten Langkat turut diamankan, termasuk Bupati Langkat H. Syah Afandin. Selain itu, seorang pria berinisial SH yang disebut-sebut merupakan mantan anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara juga dikabarkan ikut diamankan.

SH disebut lebih dahulu diamankan saat diduga menerima sejumlah uang yang diduga berkaitan dengan fee proyek dengan nilai ratusan juta rupiah di Kota Binjai. Dari penindakan tersebut, tim KPK kemudian melakukan pengembangan hingga mengamankan sejumlah pihak lainnya.

Setelah diamankan, para pihak dikabarkan sempat dibawa ke salah satu kantor kepolisian di wilayah hukum Polda Sumatera Utara untuk menjalani pemeriksaan awal.

Berdasarkan informasi yang diterima wartawan, para pihak yang diamankan dijadwalkan akan diterbangkan ke Jakarta pada Jumat (3/7/2026) guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK. Namun, informasi tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari KPK.

Sementara itu, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dikonfirmasi melalui layanan pesan singkat hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan terkait operasi tangkap tangan yang berlangsung di Sumatera Utara.

Hingga berita ini diterbitkan, KPK juga belum mengumumkan secara resmi identitas para pihak yang diamankan, status hukum mereka, maupun konstruksi perkara yang menjadi dasar operasi tersebut.

Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari KPK, Pemerintah Kabupaten Langkat, maupun pihak-pihak terkait lainnya. Berita ini akan diperbarui setelah terdapat keterangan resmi dari lembaga antirasuah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *