PON Aceh - Sumut 2024

Tim Sepak Bola Putri Jabar Raih Medali Emas setelah Taklukkan DKI Jakarta 3-0

×

Tim Sepak Bola Putri Jabar Raih Medali Emas setelah Taklukkan DKI Jakarta 3-0

Sebarkan artikel ini
Jabar
Laga antara tim putri sepak bola wanita DKI Jakarta (putih) melawan Jabar (biru) pada final sepak bola putri PON 2024. Foto: Antara/HO

Ringkasan Berita

  • Tim sepak bola putri Jabar meraih medali emas setelah menaklukkan DKI Jakarat pada partai final yang berakhir dengan …
  • Jawa Barat keluar sebagai peraih medali emas setelah mengalahkan DKI Jakarta pada laga final PON AcehSumut 2024.
  • Tiga gol kemenangan Jabar tercipta dari Risdillah Siti Nurrohmah pada menit 39 dan 50 dan satu gol lainnya dari Helsy…

TOPIKSERU.COM, DELI SERDANG – Asa tim sepak bola putri Jawa Barat (Jabar) menjadi juara pada PON kini menjadi kenyataan. Jawa Barat keluar sebagai peraih medali emas setelah mengalahkan DKI Jakarta pada laga final PON Aceh – Sumut 2024.

Tim sepak bola putri Jabar meraih medali emas setelah menaklukkan DKI Jakarat pada partai final yang berakhir dengan skor 3-0 di Stadion Mini Disporasu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (14/9).

Tiga gol kemenangan Jabar tercipta dari Risdillah Siti Nurrohmah pada menit 39 dan 50 dan satu gol lainnya dari Helsya Maisyaroh melalui titik putih pada menit 82.

Kemenangan ini menjadi penebus kegagakalan tim sepak bola Jabar pada PON sebelumnya karena kalah dari tim tuan rumah Papua.

Pelatih Jabar Fauzi Bramantio mengatakan meraih medali emas memang sudah menjadi target tim mereka sejak mengikuti PON.

Dia mengatakan telah menyiapkan tim ini selama setahun untuk bisa meraih hasil hari ini.

“Alhamdulillah, apa yang kami raih hari ini merupakan hasil persiapan yang baik. Memang kami juga persiapan cukup lama,” kata Fauzi Bramantio.

Fauzi menjelaskan bahwa timnya telah mempersiapkan diri kurang lebih 1,8 tahun sebelum PON 2024.

Dia bersyukur atas proses yang mereka jalani kini terbayar melalui hasil yang maksimal.

Baca Juga  Polda Sumut Jerat 22 Tersangka Narkoba dengan Ancaman Vonis Mati

“Alhamdulillah terbayarkan dengan hasil yang kami dapat hari ini,” ujarnya.

Optimistis Juara

Fauzi mengaku meski menghadapi tim-tim yang cukup tangguh, tetapi dia meyakini bahwa anak asuhnya akan mencpai hasil terbaik.

“Meskipun kemarin di PON Papua, saya sebagai asisten, tetapi saat itu kami gagal. PON kali ini kami bertekad tidak mau gagal yang kedua kalinya,” kata Fauzi.

Dia membocorkan rahasia sukses yang telah mereka torehkan pada PON Aceh – Sumut 2024 ini.

Fauzi menyebut selain berpesan kepada timnya bahwa pertandingan final sebagai mega konser, dia juga mengingatkan anak asuhnya untuk bermain tenang dan tanpa beban.

“Ya memang saya instruksikan hari ini anak-anak itu saya sudah bilang kalian hari ini itu mega konser kalian. Jadi nikmati pertandingannya, tidak perlu ada beban, tidak perlu ada rasa ketakutan, kesalahan,” ujar Fauzi.

Sementara itu asisten pelatih DKI Jakarta Febriardie Bobihoe mengakui kehebatan tim sepak bola putri Jawa Barat yang meraih medali emas.

Febriardie mengaku sejak awal sudah mengantisipasi tim Jabar yang memiliki materi pemain yang cepat.

“Selamat buat Jawa Barat, terima kasih untuk pemain kami yang berjuang mendapatkan emas tapi memang hasilnya tidak sesuai keinginan. Sebenarnya kami sudah mengantisipasi Jabar ya, kita tahu tiga pemain depannya cepat-cepat, makanya kami manfaatkan counter attack tapi ada beberapa peluang yang tidak bisa kita konversi menjadi gol,” kata Febriardie.

Dia memuji jalannya pertandingan dengan pola permainan terbuka dan saling jual beli serangan.

“Sama-sama main terbuka dan sama-sama memainkan sepakbola Indonesia yang kita inginkan,” pungkasnya.(antara/topikseru.com)