Topikseru.com, Medan – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, Sumatera Utara, melaporkan satu calon haji dari Kelompok Terbang (Kloter) 5 terpaksa menunda keberangkatan ke Tanah Suci akibat kondisi kesehatan.
Ketua PPIH Embarkasi Medan, Zulkifli Sitorus, menyebutkan calon haji tersebut atas nama Adi Suharto Samidjo dengan nomor manifes 146.
“Yang bersangkutan menunda berangkat karena sakit dan saat ini masih menjalani perawatan intensif sebelum masuk Asrama Haji Medan,” ujar Zulkifli, Minggu (27/4/2026).
Menurutnya, apabila kondisi kesehatan calon haji tersebut membaik dalam masa operasional haji tahun ini, maka akan diberangkatkan melalui kloter berikutnya sesuai ketersediaan kursi.
Dua Calon Haji Tertunda
PPIH mencatat hingga Kloter 5, terdapat dua calon haji asal Sumatera Utara yang menunda keberangkatan karena alasan kesehatan. Selain Adi, satu calon haji lainnya adalah Supartini Gino Salaman dari Kloter 3.
“Jika sudah dinyatakan sehat, keduanya berpeluang diberangkatkan di kloter selanjutnya, kemungkinan hingga Kloter 17,” jelas Zulkifli.
Jadwal dan Komposisi Kloter
Fase pemberangkatan calon haji Embarkasi Medan berlangsung mulai 22 April hingga 11 Mei 2026, dengan total 5.922 jamaah yang dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi.
Untuk Kloter 5 sendiri, terdiri dari 358 calon haji yang berasal dari sejumlah daerah di Sumatera Utara, di antaranya:
- Kota Medan: 216 orang
- Tapanuli Selatan: 130 orang
- Asahan: 2 orang
- Deli Serdang: 2 orang
- Pematangsiantar: 1 orang
- Labuhanbatu Utara: 1 orang
Para jamaah diberangkatkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia melalui Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang.
Jamaah Termuda dan Tertua
Dalam Kloter 5, tercatat jamaah termuda berusia 15 tahun, yakni Refano Muhammad Albie asal Kota Medan. Sementara jamaah tertua berusia 83 tahun, atas nama Nurhasanah Ritonga dari Tapanuli Selatan.
PPIH mengimbau seluruh calon haji untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan agar proses ibadah dapat berjalan lancar.



















