Hukum & Kriminal

Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan dalam Boks di Medan Denai, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

×

Mayat Wanita Tanpa Busana Ditemukan dalam Boks di Medan Denai, Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan

Sebarkan artikel ini
mayat wanita dalam boks Medan
Jasad korban hendak dimasukan dalam ambulans untuk dibawa autopsi

Topikseru.com, Medan – Warga di kawasan Medan Denai, Medan, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat wanita tanpa busana di dalam sebuah boks yang tergeletak di pinggir sungai Jalan Menteng VII, Gang Seroja.

Korban kemudian diketahui bernama Ramadani Boru Siagian. Perempuan yang diperkirakan berusia sekitar 20 tahun itu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, memicu kerumunan warga yang datang untuk melihat lokasi kejadian.

Warga Awalnya Mengira Tumpukan Sampah

Salah seorang warga setempat, Suraidi, mengatakan boks yang ditemukan di tepi sungai tersebut awalnya dikira sebagai tumpukan sampah.

Namun kecurigaan muncul setelah warga memeriksa isi boks tersebut dan menemukan jasad seorang perempuan.

“Awalnya kami mengira itu hanya tumpukan sampah. Setelah dicek, ternyata di dalam boks itu ada mayat perempuan,” kata Suraidi.

Dia juga mengaku sempat melihat dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor membawa boks tersebut sebelum akhirnya meletakkannya di pinggir sungai.

Polisi Lakukan Olah TKP dan Periksa Saksi

Petugas dari Polrestabes Medan bersama tim forensik langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

Baca Juga  Kejati Sumut Tahan 2 Tersangka Kasus Pemberian Kredit yang Rugikan Negara

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Medan, Bayu Putro Wijayanto, mengatakan jasad korban telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani autopsi.

“Kita bawa jasad untuk dilakukan autopsi guna mengetahui secara pasti penyebab kematiannya,” kata Bayu.

Polisi Pastikan Jasad Tidak Dimutilasi

Bayu menegaskan bahwa kondisi jasad korban ditemukan dalam keadaan utuh dan tidak mengalami mutilasi.

“Jasad masih utuh, bukan dimutilasi,” ujarnya.

Meski demikian, polisi menduga terdapat unsur tindak pidana dalam kasus tersebut. Namun pihaknya belum memberikan kesimpulan lebih lanjut karena penyelidikan masih berlangsung.

“Tindakan yang mengarah ke tindak pidana ada, tetapi masih kami kembangkan lebih lanjut,” kata Bayu.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kematian korban.